Pemprov DKI Resmi Hibahkan Gedung YLBHI, Pramono Anung Tegaskan Dukungan bagi Demokrasi

News Politik Terkini

Dok : YLBHI.

JAKARTA, MEDIAJAKARTA.COM — Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta secara resmi menghibahkan gedung Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) kepada pihak yayasan. Penyerahan aset bersejarah ini menandai tuntasnya proses administrasi yang telah berjalan cukup panjang.

Penyerahan gedung dilakukan oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DKI Jakarta, Muhammad Matsani, kepada Pembina YLBHI, Todung Mulya Lubis, dan disaksikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Acara berlangsung di Gedung YLBHI, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Kamis (18/12).

“Saya hadir di dalam acara penyerahan gedung YLBHI dari Pemerintah DKI Jakarta kepada Yayasan YLBHI,” ujar Pramono dalam sambutannya.

Pramono mengungkapkan rasa syukur dan kegembiraannya atas rampungnya proses hibah gedung yang memiliki nilai historis bagi perjalanan bantuan hukum dan demokrasi di Indonesia. Dengan dihibahkannya aset tersebut, maka pengelolaan tanah dan bangunan sepenuhnya menjadi tanggung jawab YLBHI.

Meski demikian, Pramono menegaskan Pemprov DKI Jakarta tidak lepas tangan. Ia memastikan pemerintah daerah akan tetap hadir membantu penyelesaian pembangunan gedung YLBHI yang saat ini masih dalam proses.

“Tapi intinya adalah kami akan hadir untuk membantu menyelesaikan gedung ini,” tegas Pramono.

Lebih jauh, Gubernur DKI menegaskan komitmennya dalam menjaga iklim demokrasi yang sehat di Jakarta. Ia menyatakan Pemprov DKI membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk melakukan pengawasan dan memberikan koreksi terhadap jalannya pemerintahan.

Pramono juga berharap YLBHI dapat terus berperan sebagai lokomotif demokrasi, yang menyuarakan kepentingan dan aspirasi rakyat, terutama kelompok yang terpinggirkan.

“Karena bagaimanapun yang namanya pembangunan pasti ada yang tertinggal, tidak semuanya,” ujarnya.

Ia mengakui bahwa kesenjangan sosial masih menjadi tantangan besar bagi Jakarta. Oleh karena itu, Pemprov DKI terus mendorong berbagai program pro-rakyat seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP), Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), hingga program pemutihan ijazah untuk menekan ketimpangan sosial.

“Maka itulah yang kemudian kami lakukan, dan saya sungguh berharap yang seperti ini menjadi bagian juga perhatian dari YLBHI,” tandasnya (Wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *