Pasangan Fauzi Amro–Anggawira (FAW) ketika menyampaikan visi misinya dalam Musyawarah Nasional (Munas) Himpunan Alumni IPB (HA IPB) 2025. Foto : Marwan Aziz/Mediajakarta.com.
BOGOR, MEDIAJAKARTA.COM–Pasangan Fauzi Amro S.Pt, M.Si– Dr.Anggawira M.M. M.H (FAW) meraih kemenangan telak dalam Musyawarah Nasional (Munas) Himpunan Alumni IPB (HA IPB) 2025.
Pasangan ini mengantongi 244 suara, unggul jauh hampir dua kali lipat dari pesaingnya (Ir.H.Ivan Kuntara dan Agus Teguh Suryaman, S.KH, SH, M.M) yang hanya memperoleh 130 suara.
Pemungutan suara berlangsung di Gedung Graha Widya Wisuda (GWW) IPB Darmaga, Bogor, dan hasil resmi ditetapkan pada Ahad (21/12) pukul 06.01 WIB, setelah rangkaian sidang panjang yang berlangsung hingga dini hari.
Hasil ini menegaskan arah pilihan mayoritas peserta Munas yang konsisten hingga tahap akhir. Selisih suara yang signifikan mencerminkan keputusan kolektif yang tegas dari para pemilik suara sah, sekaligus menjadi penanda kuatnya legitimasi pasangan FAW.
Munas HA IPB 2025 berlangsung dalam situasi teknis yang cukup menantang. Sejumlah peserta menghadapi kendala administratif serta pengaturan teknis yang ketat. Meski demikian, seluruh proses pengambilan keputusan tetap berjalan sesuai mekanisme organisasi.
Disiplin dan ketahanan peserta Munas menjadi kunci keberlangsungan forum tertinggi alumni IPB tersebut. Setelah melewati rangkaian agenda yang menguras energi dan waktu, hak suara peserta tetap tersalurkan hingga tahap akhir pemungutan suara.
Fauzi Amro, yang dikenal memiliki jejaring kuat di Parlemen RI, bersama Anggawira yang memiliki basis luas di kalangan organisasi pengusaha, menegaskan komitmen untuk membawa Himpunan Alumni IPB ke level berikutnya.
“Sinergi, tumbuh bersama, berdampak dapat membawa alumni IPB naik kelas dan meningkatkan kontribusi nyata bagi bangsa,” ujar Fauzi Amro yang juga wakil Ketua Komisi XI DPR RI ketika menyampaikan visi misinya di Munas HA IPB, Minggu (21/12/2025).
Kemenangan pasangan Fauzi Amro–Anggawira dipandang sebagai mandat langsung dan jelas dari peserta Munas. Dukungan tersebut dinilai lahir dari pertimbangan rasional atas kapasitas kepemimpinan, rekam jejak, serta kebutuhan organisasi untuk melakukan konsolidasi dan penguatan peran HA IPB ke depan.
Salah satu peserta Munas HA IPB, Muhammad Sirod menegaskan bahwa kemenangan pasangan Fauzi Amro–Anggawira merupakan mandat sah dan tegas dari mayoritas peserta Munas yang menggunakan hak suaranya hingga tahap akhir.
“Selisih suara yang hampir dua kali lipat menunjukkan bahwa pilihan peserta Munas sudah sangat jelas dan konsisten. Ini adalah keputusan kolektif forum tertinggi organisasi yang harus dihormati oleh semua pihak,” ujar Muhammad Sirod.
Ia menilai, meskipun Munas HA IPB 2025 diwarnai berbagai dinamika teknis, mulai dari persoalan administrasi hingga pengaturan akses dan manajemen waktu sidang, hal tersebut tidak dapat dijadikan dasar untuk mendelegitimasi hasil pemilihan.
“Catatan teknis tentu penting sebagai bahan evaluasi ke depan. Namun, hal itu tidak menghapus fakta bahwa proses pemungutan suara berjalan sesuai mekanisme organisasi dan menghasilkan keputusan yang sah,” katanya (Marwan Aziz).

