JAKARTA, MEDIAJAKARTA.COM — Antusiasme warga Jakarta untuk mudik Lebaran 2026 mulai terasa. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mencatat 178.897 tiket Kereta Api Jarak Jauh (KAJJ) reguler keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir telah terjual untuk periode libur Lebaran 11–19 Maret 2026.
Angka penjualan itu menunjukkan lonjakan signifikan, terutama menjelang puncak arus mudik. Bahkan, untuk keberangkatan 19 Maret 2026 (H-2 Lebaran), tiket yang terjual sudah mencapai 25.733 lembar hanya dalam satu hari.
“Untuk keberangkatan tanggal 19 Maret 2026 telah terjual sebanyak 25.733 tiket dari wilayah Daop 1 Jakarta,” ujar Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, di Jakarta seperti dikutip Mediajakarta.com dari Antara, Senin (2/2/2026)
Franoto menjelaskan, layanan pemesanan tiket Lebaran sudah dibuka sejak 2 Februari 2026 atau H-45 keberangkatan. Saat ini, masyarakat sudah bisa memesan tiket hingga keberangkatan 19 Maret 2026 (H-2).
“Sementara untuk keberangkatan H-1 Lebaran atau 20 Maret 2026, pemesanan akan mulai dibuka Selasa (3/2) pukul 00.00 WIB,” jelasnya.
Data KAI mencatat tren penjualan tiket meningkat tajam seiring mendekatnya hari raya. Pada 11 Maret 2026 (H-10), tiket terjual sebanyak 6.429, lalu melonjak menjadi 16.763 tiket pada 12 Maret (H-9), dan kembali naik ke 23.957 tiket pada 13 Maret (H-8).
Lonjakan signifikan mulai terlihat pada 14 Maret (H-7) dengan 25.256 tiket terjual, disusul 21.324 tiket pada 15 Maret (H-6). Selanjutnya, penjualan tetap tinggi pada 16 Maret (H-5) sebanyak 18.325 tiket, 17 Maret (H-4) mencapai 20.046 tiket, dan 18 Maret (H-3) dengan 21.046 tiket.
“Puncak pemesanan sementara terjadi pada 19 Maret 2026, dengan penjualan mendekati 26 ribu tiket dalam satu hari,” kata Franoto.
Berdasarkan catatan KAI, tanggal favorit pemudik berada pada 13, 14, 15, 17, 18, dan 19 Maret 2026, yang masing-masing mencatat penjualan di atas 20 ribu tiket.
KAI Daop 1 Jakarta pun mengimbau masyarakat untuk segera membeli tiket melalui aplikasi Access by KAI atau mitra resmi penjualan tiket lainnya.
“Jika tiket pada tanggal atau relasi yang diinginkan sudah habis, pelanggan dapat memanfaatkan fitur connecting train sebagai alternatif perjalanan,” tutup Franoto.

