LMC Talk November 2025 Bahas Jurus ‘Cuan’ dari Media Sosial untuk Media Lokal

Bisnis News Terkini

JAKARTA, MEDIAJAKARTA.COM — Para pengelola media lokal bakal mendapat “amunisi baru” untuk mendongkrak pemasukan.

Local Media Community (LMC) kembali menggelar LMC Talk Edisi November 2025 dengan tema yang sangat relevan: “Cuan! Jurus Jitu Monetisasi Media Sosial buat Media Lokal.”

Gelaran ini menyoroti kenyataan bahwa iklan tradisional makin melemah, sementara kebutuhan operasional media terus berjalan. Media sosial kini berubah menjadi “ATM baru” bagi banyak perusahaan media, termasuk media lokalkarena peluang monetisasinya terbuka lebar, mulai dari branded content hingga video viral yang diminati brand.

Kupas Tuntas Strategi Monetisasi

Dalam sesi ini, para pengelola media akan diajak membongkar berbagai strategi menghasilkan cuan dari media sosial, mulai dari:

  • Cara membuat branded content yang diminati brand,
  • Teknik mengoptimalkan konten video pendek agar mudah viral,
  • Menjadikan komunitas lokal sebagai ladang peluang bisnis,
  • Hingga langkah-langkah praktis membangun alur monetisasi yang berkelanjutan tanpa bergantung pada traffic atau anggaran pemerintah.

Diskusi ini dinilai penting karena banyak media lokal di Indonesia kini tengah mencari pola bisnis baru agar tetap hidup di tengah persaingan platform digital raksasa.

Deretan Pembicara Berpengalaman

Acara yang bakal digelar secara online ini menghadirkan dua praktisi yang sudah malang melintang di dunia digital media:

  • Dimas Sagita, Head of Digital Revenue Suara.com
  • Annisa Rahmatillah, CEO Sukabumi Update

Sesi ini akan dipandu oleh Chandra Iswinarno, Local Media Community Officer.

Jadwal dan Registrasi

  • Jumat, 28 November 2025
  • Pukul 14.00 WIB – selesai
  • Online via Zoom

Pendaftaran dapat dilakukan melalui tautan resmi: https://s.id/LMCTalkNov2025
(Link Zoom akan dibagikan setelah registrasi.)

LMC berharap diskusi ini dapat membantu media lokal menemukan model bisnis yang lebih sehat, modern, dan tidak lagi bergantung pada skema lama.

“Media lokal harus gesit beradaptasi. Kalau dulu pemasukan dari iklan banner, sekarang peluang justru ada di media sosial,” demikian pesan panitia.

Acara ini terbuka untuk seluruh pengelola media lokal di Indonesia (Mutma)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *