JAKARTA, MEDIAJAKARTA.COM– Guru Besar Universitas Negeri Jakarta (UNJ) sekaligus Ketua Umum PGRI, Prof. Unifah Rosyidi, M.Pd., memimpin pelatihan manajemen hubungan masyarakat (humas) sekolah bagi kepala sekolah dan guru SD Negeri se-Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur.
Kegiatan ini digelar di Aula SDN Pulogadung 07 dan diikuti 30 peserta. Pelatihan yang melibatkan tim dosen dan mahasiswa UNJ tersebut merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat sebagai implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Fokus kegiatan diarahkan pada peningkatan kapasitas kepala sekolah dan guru dalam membangun komunikasi yang efektif dengan orang tua, masyarakat, pemerintah, hingga dunia usaha.
Dalam sambutannya, Prof. Unifah menekankan bahwa sekolah saat ini tidak hanya dituntut memberikan layanan pembelajaran yang berkualitas, tetapi juga harus mampu membangun komunikasi yang terbuka dan akuntabel kepada masyarakat.
“Manajemen humas merupakan instrumen strategis untuk membangun kolaborasi antara sekolah, orang tua, pemerintah, dan masyarakat dalam mewujudkan ekosistem pendidikan yang berkualitas,” ujarnya.
Menurutnya, penguatan fungsi humas sekolah menjadi kebutuhan penting di tengah perkembangan teknologi informasi yang menuntut keterbukaan dan kecepatan penyampaian informasi kepada publik.
Pelatihan menghadirkan dua narasumber utama, yakni Prof. Dr. Neti Karnati, M.Pd., yang membahas strategi manajemen humas berbasis tata kelola sekolah yang efektif, serta Dr. Rihlah Nur Aulia yang menyampaikan materi mengenai komunikasi publik, penguatan kemitraan sekolah dengan masyarakat, dan pemanfaatan media digital untuk publikasi program sekolah.
Tak hanya menerima materi, peserta juga mengikuti diskusi interaktif, studi kasus, hingga praktik menyusun strategi humas sekolah yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing satuan pendidikan.
Sepanjang kegiatan, para kepala sekolah dan guru tampak antusias berdiskusi mengenai berbagai persoalan komunikasi di lingkungan sekolah.
Mulai dari penyampaian informasi kepada orang tua, penanganan isu publik, hingga membangun jejaring kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan.
Melalui pelatihan ini, UNJ berharap praktik kehumasan di sekolah dapat semakin profesional sehingga mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat sekaligus memperkuat kualitas layanan pendidikan.
Kegiatan tersebut juga menjadi wujud komitmen Universitas Negeri Jakarta dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan melalui sinergi antara perguruan tinggi, organisasi profesi, kepala sekolah, dan guru.
Kolaborasi ini diharapkan mampu mendorong lahirnya tata kelola sekolah yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada pelayanan publik yang semakin baik (Wan)

