HUT 14 Tahun NasDem, Fauzi Amro: Konsisten Membawa Arus Perubahan dan Setia Melayani Rakyat

News Politik Terkini

Ketua DPP Partai NasDem yang juga Ketua Panitia HUT ke-14, H. Fauzi Amro, M.Si ketika menyampaikan laporan HUT ke-14 Partai Nasdem di NasDem Tower Jakarta (11/11/2025). Foto : Marwan Aziz/MediaJakarta.com.

JAKARTA, MEDIAJAKARTA.COM– Empat belas tahun sudah Partai NasDem berdiri di panggung politik nasional.

Bagi Ketua DPP Partai NasDem yang juga Ketua Panitia HUT ke-14, H. Fauzi Amro, M.Si, usia itu bukan sekadar angka, tapi simbol keteguhan dan konsistensi partai dalam menjalankan politik dengan nilai, integritas tetap teguh melayani rakyat.

“Bagi kami, usia 14 tahun bukan sekedar angka tapi simbol keteguhan bahwa politik bisa dijalankan dengan nilai, kejujuran, dan niat tulus untuk memperbaiki negeri,” ujar Fauzi Amro.

Alumnus HMI menuturkan empat belas tahun adalah perjalanan penuh dinamika dan pembelajaran.

“Syukuran kali ini bukan pesta, tapi refleksi bagaimana setiap langkah perjuangan kami memberi manfaat bagi masyarakat luas,” ujar Fauzi Amro dalam keterangannya di Jakarta (12/11/2025)

Konsisten Membawa Arus Perubahan

Tema HUT ke-14 tahun ini, “Konsisten Membawa Arus Perubahan,” menurut Fauzi, bukan sekadar slogan, melainkan komitmen moral.

“Di tengah situasi politik yang cepat berubah, NasDem tidak ingin ikut arus, tapi justru membawa arus perubahan,” tegasnya.

NasDem, lanjut Fauzi, ingin terus menjadi kekuatan politik yang memberi inspirasi dan harapan baru bagi masyarakat Indonesia.

“Konsistensi adalah roh perjuangan kami, dan perubahan adalah napasnya.”ujar Wakil Ketua Komisi XI DPR RI ini.

Politik Beradab dan Keteladanan

Fauzi menegaskan bahwa politik sejati harus dijalankan dengan keteladanan. Di tengah krisis kepercayaan publik terhadap politik, yang dibutuhkan bukan janji, tapi contoh nyata.

“NasDem memegang nilai kejujuran, integritas, dan keberpihakan kepada rakyat. Inilah yang kami sebut politik beradab, politik yang melayani rakyat, bukan menguasai mereka,” papar anggota DPR RI asal dapil Sumsel 1 ini.

Tantangan Konsistensi di Tengah Godaan Pragmatisme

Fauzi tak menampik, menjaga konsistensi di dunia politik bukan perkara mudah.

“Dunia politik penuh godaan kekuasaan, jabatan, dan kepentingan jangka pendek. Tapi politik tanpa nilai akan kehilangan makna,” kata alumnus IPB ini.

NasDem, menurutnya, terus memperkuat ideologi restorasi dan menjaga agar setiap keputusan partai berorientasi pada kepentingan publik, bukan transaksi politik.

Merangkul Generasi Muda: Melahirkan Pemimpin Baru

NasDem juga memberi ruang besar bagi generasi muda melalui program “Remaja Bernegara.”

“Generasi muda adalah masa depan bangsa. Kami ingin anak muda tidak apatis, tapi menjadi bagian dari solusi,” ujar Fauzi.

Program ini menanamkan nilai kebangsaan, integritas, serta partisipasi politik sejak dini agar anak muda bisa berpolitik dengan cara beradab dan modern.

Mitra Kritis Pemerintah Prabowo–Gibran

Fauzi menegaskan, NasDem siap menjadi mitra kritis dan konstruktif bagi pemerintahan Prabowo–Gibran, meski tanpa bergabung dalam kabinet.

“Menjadi mitra bukan berarti tunduk, dan menjadi kritis bukan berarti berseberangan,” jelasnya.

Menurutnya, NasDem mendukung kebijakan yang pro-rakyat, namun tetap bebas mengingatkan jika ada kebijakan yang melenceng dari nilai keadilan dan demokrasi.

“Kritik yang sehat justru membuat pemerintah lebih kuat. Kritik adalah vitamin demokrasi,” tambahnya.

Program Konkret “Arus Perubahan”

Dalam momentum 14 tahun ini, NasDem akan memfokuskan program “Arus Perubahan” ke arah kerja nyata di masyarakat.

Kader di seluruh Indonesia didorong aktif menjalankan kegiatan sosial seperti layanan kesehatan gratis, pembagian sembako, pendidikan politik, gerakan hijau, dan bantuan ekonomi untuk rakyat kecil.

“NasDem bukan hanya partai politik, tapi gerakan sosial yang membawa manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Fauzi.

Dukung Optimisme Ekonomi 8 Persen

Terkait target pertumbuhan ekonomi nasional, Fauzi menyebut NasDem mendukung penuh optimisme pemerintah untuk mencapai pertumbuhan 8 persen, namun tetap realistis.

“Pertumbuhan ekonomi tak boleh hanya dilihat dari angka, tapi seberapa adil distribusinya. Kesejahteraan sejati adalah ketika rakyat ikut merasakan hasil pembangunan,” jelasnya.

Kenaikan Kursi, Bukti Kepercayaan Rakyat

NasDem juga mencatat tren positif dalam tiga pemilu terakhir dari 36 kursi DPR RI (2014) menjadi 59 kursi (2019), dan naik menjadi 69 kursi (2024).

Bagi Fauzi, peningkatan ini bukan sekadar statistik, tapi cerminan kepercayaan publik terhadap NasDem.

“Ini tanda bahwa rakyat melihat NasDem sebagai partai yang bisa dipercaya, bekerja tanpa gaduh, dan konsisten memperjuangkan aspirasi mereka,” pungkasnya (Marwan Aziz).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *