Rahasia Pembangunan Jaya Tembus 100 Tahun, Gubernur Pramono Beberkan 5 Kunci Keberlanjutan Bisnis!

Bisnis News Terkini

JAKARTA, MEDIAJAKARTA.COM — PT Pembangunan Jaya didorong untuk terus bertransformasi dan beradaptasi menghadapi tantangan zaman.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, membeberkan lima kunci utama agar raksasa usaha milik daerah dan swasta tersebut mampu bertahan serta terus tumbuh hingga usia 100 tahun bahkan lebih.

​Pesan tegas tersebut disampaikan Pramono di hadapan jajaran komisaris dan direksi Pembangunan Jaya Group di Balai Kota Jakarta, Kamis (22/10/2026).

Turut hadir dalam acara tersebut mantan Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso dan Fauzi Bowo, serta sejumlah pejabat Pemprov DKI.

​Lantas, apa saja lima kunci rahasia keberlanjutan bisnis Pembangunan Jaya versi Gubernur Pramono? Simak ulasannya berikut ini!

​1. Melek Teknologi Digital dan AI

​Pramono menegaskan, perubahan zaman menuntut standar kerja yang jauh berbeda dari era terdahulu. Perusahaan wajib membukan diri terhadap pemanfaatan teknologi digital hingga kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

​”Standar kerja saat ini berbeda dengan masa sebelumnya. Karena itu, perusahaan perlu membuka diri terhadap perkembangan teknologi dan kemampuan generasi muda untuk meningkatkan efektivitas serta produktivitas kerja,” tegas Pramono.

​2. Tumbuhkan Sense of Belonging dan Akuntabilitas

​Bukan sekadar mengejar profit, setiap insan di dalam Pembangunan Jaya dinilai perlu memiliki rasa memiliki (sense of belonging) yang kuat terhadap perusahaan. Budaya kerja yang bertanggung jawab dan memegang teguh nilai-nilai pendiri menjadi fondasi penting karakter perusahaan.

​3. Tata Kelola Transparan dan Disiplin Keuangan

​Menghadapi iklim bisnis yang kompleks, prinsip Good Corporate Governance (GCG) dan disiplin finansial tak boleh ditawar. Pramono mengingatkan agar setiap kewenangan dijalankan secara tepat, transparan, dan akuntabel demi mencegah penyalahgunaan anggaran.

​4. Lincah Berinovasi Baca Peluang Pasar

​Di tengah persaingan yang kian dinamis, perusahaan tidak boleh stagnan. Inovasi tiada henti menjadi kunci agar produk maupun layanan Pembangunan Jaya tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.

​”Kemampuan beradaptasi dan berinovasi menjadi faktor penting agar Pembangunan Jaya tetap relevan di tengah perubahan lingkungan bisnis dan persaingan yang semakin dinamis,” tuturnya.

​5. Regenerasi Kepemimpinan: Jangan Terlambat!

​Poin penting terakhir yang digarisbawahi Gubernur Pramono adalah penyiapan pemimpin masa depan secara terencana. Ketergantungan berlebih pada figur pendiri berisiko melemahkan etos kerja saat berganti generasi.

​”Risiko tersebut dapat semakin besar jika proses regenerasi tidak dipersiapkan sejak dini… Saya berharap Pembangunan Jaya tidak terlambat dalam melakukan regenerasi kepemimpinan,” tandasnya.

​Apresiasi Pembenahan Internal

​Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Pramono turut mengapresiasi etos kerja dan berbagai pembenahan yang telah berjalan di Pembangunan Jaya Group. Menurutnya, kejayaan perusahaan tak hanya bergantung pada dukungan Pemprov DKI Jakarta, melainkan pada inovasi yang lahir dari internal perusahaan itu sendiri.

​Dengan fondasi tata kelola yang kuat dan kesiapan regenerasi, Pembangunan Jaya diharapkan tak sekadar bertahan dari gelombang perubahan, tetapi terus memberi kontribusi nyata bagi pembangunan Jakarta dalam jangka panjang (Wan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *