Dukung Proyek Infrastruktur, CIMB Kucurkan Rp 3,78 Triliun

0 94

JAKARTA, MEDIAJAKARTA.COM – PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) siap mengucurkan dana sebesar Rp 3,78 triliun untuk mendanai proyek infrastruktur pemerintah.

Sokongan dana itu mulai dari proyek Kereta Api Ringan atau Light Rail Transit (LRT) Jakarta, Bogor, Depok, Bekasi (Jabodebek) sebesar Rp2,78 triliun dan proyek Jalan Tol Trans Sumatra ruas Bakauheni-Terbanggi Besar senilai Rp1 triliun.

Sesuai master plannya, LRT Jabodebek nantinya akan melayani rute Cawang-Cibubur, Cawang-Kuningan-Dukuh Atas, dan Cawang-Bekasi Timur. Sedangkan proyek Jalan Tol Trans Sumatra ruas Bakauheni-Terbanggi Besar, merupakan bagian dari 24 ruas Jalan Tol Trans-Sumatra. Proyek sepanjang 140 km ini diharapkan dapat selesai sesuai rencana pada 2019, sehingga dapat meningkatkan investasi dan mengurangi biaya transportasi di wilayah Sumatra.

Dalam kedua proyek infrastruktur tersebut, CIMB Niaga bersama enam institusi keuangan lainnya bertindak sebagai Joint Mandate Lead Arranger and Bookrunner (JMLAB). Fasilitas kredit sindikasi yang diberikan JMLAB dalam proyek LRT Jabodebek tahap pertama kepada PT Kereta Api Indonesia (Persero) sebesar Rp19,25 triliun.

Adapun partisipasi CIMB Niaga dalam pembiayaan tersebut senilai Rp2,78 triliun. Kesepakatan tersebut ditandatangani di Jakarta, Jumat (29/12/2017). Sementara perjanjian kredit pembiayaan sindikasi proyek Jalan Tol Trans Sumatra ruas Bakauheni-Terbanggi Besar dengan PT Hutama Karya (Persero) ditandatangani pada Rabu (27/12/2017) di Jakarta. Total kredit investasi sindikasi yang diberikan perbankan sebesar Rp8,06 triliun. Dalam proyek ini, CIMB Niaga berpartisipasi Rp1 triliun.

“Kami bangga dapat mendukung pembangunan proyek infrastruktur pemerintah yang merupakan langkah tepat bagi percepatan pertumbuhan ekonomi. LRT adalah sebuah proyek landmark sistem transportasi massal yang cepat, aman, dan terjangkau. Kami secara penuh mendukung rencana pemerintah agar dapat menyelesaikan proyek ini tepat waktu serta mendukung pembangunan Jalan Tol Trans Sumatra guna mempercepat distribusi barang, penghematan biaya distribusi barang, percepatan serta pemerataan ekonomi di Sumatera,” kata Direktur Treasury and Capital Market CIMB Niaga, John Simon dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (30/12/2017).

Sebagai Bank Umum Kegiatan Usaha 4 (kategori bank tertinggi dari sisi modal inti/Tier-1) di Indonesia, CIMB Niaga siap mendukung proyek infrastruktur pemerintah.

“Bagi kami, keikutsertaan dalam berbagai proyek infrastruktur pemerintah selain sebagai bentuk dukungan nyata untuk memajukan ekonomi Indonesia, kami juga melihat peluang bagi perbankan untuk meningkatkan penyaluran kredit,” terang John.

Hingga September 2017, posisi penyaluran kredit CIMB Niaga mencapai Rp178,8 triliun. Pada beberapa segmen, perseroan berhasil mencatatkan pertumbuhan double digit seperti KPR yang tumbuh 12,1% year-on-year/Y-o-Y dan SME yang naik 14,5% Y-o-Y. Selain itu, untuk kredit korporasi, khususnya pada top tier corporate jumlahnya juga meningkat 12%-13% Y-o-Y. (MJ)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: