Ade Armando kembali dipolisikan terkait kasus penistaan agama

0 853

JAKARTA, MEDIAJAKARTA.COM- Dosen Universitas Indonesia, Ade Armando kembali dilaporkan oleh Pusat Front Mahasiswa Islam (FMI) ke kepolisian terkait dugaan kasus penistaan agama.

Kasus ini berawal dari postingan akun Facebook Ade Armando yang menampilkan gambar para ulama yang diedit seolah menggunakan atribut natal.

Dalam pernyataan persnya yang ditanda tangani Ketua Umum PP FMI, Ali Alatas, SH dan Sekretaris Umum FMI, Syafiq Ridho Alaydrus, SH, FMI menyatakan pernyataan akun Facebook Ade Armando amat sangat melecehkan hadits Rasulullah SAW.

Bahwa Al Hadits atau As Sunnah adalah sumber kedua setelah Al Qur’an, yang menjadi rujukan umat Islam dalam beribadah, sehingga memiliki kedudukan mulia pada keyakinan umat Islam,

Ketua Umum PP FMI, Ali Alatas, SH.

Ali Alatas menilai tindakan Ade Armando yang memposting gambar ulama yang di edit dengan menggunakan atribut natal amatlah berbahaya, karena dapat memicu rasa saling curiga antar umat beragama serta dapat memperuncing permusuhan antar elemen Bangsa.

Menurut Ali, tindakan Ade Armando, yang ternyata adalah Akademisi dari institusi pendidikan tinggi ternama, yakni Universitas Indonesia, sangat tidak beretika serta tidak menunjukan sama sekali kualitas seorang Akademisi.

“Karena itu Kami Pimpinan Pusat Front Mahasiswa Islam, didampingi oleh Pusat Hak Asasi Muslim Indonesia, Pada tanggal 29 Desember 2017, melaporkan akun Facebook Ade Armando kepada pihak kepolisian, atas tuduhan Ujaran Kebencian lewat media sosial dengan menghina Hadits Rasulullah SAW serta melecehkan Ulama,”jelasnya. (Wan)

Leave A Reply

Your email address will not be published.