Banjir Jakarta, Warga Telah Siap

0 7
Wakil Gubernur DKI, Djarot Saiful Hidayat memberi pengarahan kepada warga  Kampung Pulo
(foto: beritajakarta.com)
Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta dan Bogor, Jawa Barat, sejak Jumat (26/12) sore hingga Sabtu (27/12) pagi menyebabkan beberapa wilayah di Jakarta terendam banjir. Di kawasan Kampung Pulo, misalnya banjir merendam rumah warga hingga ketinggian 2 meter dengan  jumlah warga yang terdampak sebanyak 2.899 kepala keluarga (KK) atau 7.809 jiwa.
Akibatnya, sebanyak 140 warga terpaksa mengungsi ke dua titik, yakni di kantor Sudin Kesehatan Jakarta Timur dan di RS Hermina. Di Sudin Kesehatan Jakarta Timur sebanyak 117 warga dan di RS Hermina sebanyak 23 warga. Selain itu, warga juga memarkirkan kendaraannya di sepanjang Jl Jatinegara Barat.
Menurut warga sebelum banjir datang, pada Jumat sore mereka sudah diberitahu oleh pengurus RT/RW dan kelurahan setempat. Warga kemudian langsung berbenah dan mengamankan barang-barang berharganya.

“Mulai pukul 04.00 air mulai naik di Kali Ciliwung. Puncaknya sekitar pukul 07.00 air naik hingga mencapai 2 meter. Namun kami masih anggap biasa karena banjir seperti ini sering terjadi dan kami alami,” ujar Syarifudin (48), warga RT 03/03 Kampung Melayu, Jatinegara
Namun, demi menjaga harta bendanya, banyak warga yang enggan mengungsi dan memilih bertahan di rumahnya masing-masing.
Camat Jatinegara, Sofyan Taher, menegaskan, banjir yang menggenangi 8 RW dan 55 RT di Kampung Pulo,  yang berjarak 15 meter dari bantaran Ciliwung telah mereka antisipasi. Salah satunya dengan memberi informasi terkini kondisi banjir.
“Sebagian warga korban banjir mengungsi di Sudin Kesehatan dan RS Hermina. Namun masih banyak juga yang bertahan di rumahnya masing-masing. Jika banjir semakin parah, maka mereka kita akan evakuasi besar-besaran,” ujar Sofyan Taher.
Djarot Blusukan
Begitu mengetahui ada wilayah yang terendam banjir,  Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat langsung mengunjungi posko  korban banjir di Kampung Pulo, Jatinegara. Tak hanya itu, Djarot juga meninjau kondisi pintu air Manggarai.
Pada kesempatan itu, Djarot berpesan kepada para petugas di lapangan maupun aparatur Pemprov DKI Jakarta agar mendistribusikan bantuan kepada para korban banjir secara merata dan tepat sasaran. Tak lupa ia jugameminta camat dan lurah selalu berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta terkait penyaluran bantuan dan kebutuhan para korban banjir.
 “Supaya tepat sasaran saya minta camat, lurah dan BPBD selalu berkoordinasi sehingga bantuan juga tidak menumpuk di satu tempat,” ujar Djarot saat meninjau kondisi pintu air Manggarai, Sabtu (27/12).
Mantan Walikota Blitar itu juga mengingatkan jangan sampai bantuan bagi korban banjir justru disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab. Pasalnya, masa lalu, kerap terjadi barang-barang yang menjadi jatahnya pengungsi  diambil dan dijual oleh oknum tertentu.
Pada kesempatan itu, Djarot pun memastikan bantuan bagi korban banjir di Kampung Pulo sudah didistribusikan seperti makanan dan air mineral. Sedangkan bantuan makanan ringan dan susu bagi anak-anak segera didistribusikan. Sementara itu, fasilitas seperti mandi cuci kakus (MCK) juga segera disiapkan. (Red)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: