70 Rumah Petakan di Tambora Diamuk Api

0 13

ilustrsi
JAKARTA, MJ-Musibah kebakaran kembali terjadi di Jakarta Barat.

Kali ini si jago
merah mengamuk di hunian padat penduduk di Jalan Jamblang, RT 10/05,
Kelurahan Duriselatan, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat. Akibatnya,
sebanyak 70 rumah petakan di kawasan tersebut ludes terbakar.

Bardi
(40) warga setempat menuturkan, kebakaran yang melanda hunian padat
penduduk bergang sempit itu terjadi sejak pukul 17.30, tepatnya persis
di belakang kantor Kelurahan Duriselatan.

“Asal api saya tidak
tahu dari rumah siapa dan apa penyebabnya. Tiba-tiba suasana yang
awalnya sepi karena pas maghrib menjadi gaduh, karena teriakan warga
kalau telah terjadi kebakaran,” ujar Bardi, Kamis (7/2).

Saat api
membakar hunian, warga kata Bardi, berusaha menyelamatkan barang dan
harta bendanya. Namun, karena sempitnya gang ditambah gelapnya suasana
karena aliran listrik padam, membuat hanya sedikit harta benda yang
dapat diselamatkan. “Bangunan lantai atas warga umumnya terbuat dari
bahan kayu dan tripleks, membuat api dengan cepat membesar dan warga pun
jadi takut mengambil barangnya yang ketinggalan,” ucap Bardi

Kepala
Seksi Damkar Sektor Kecamatan Tambora, Kodir mengatakan, untuk
memadamkan api pihaknya mengerahkan 26 unit mobil pemadam. Kondisi
lokasi kebakaran yang merupakan hunian semi permanen berlantai dua
ditambah akses jalannya yang sempit membuat pihaknya mengalami kesulitan
untuk memadamkan api dalam waktu cepat.

“Mobil tidak dapat
mendekat ke lokasi. Petugas harus kerja keras untuk menarik selang
penyemprot air. Api baru dapat benar-benar kami padamkan 2 jam kemudian
dan saat ini sedang dalam tahap pendinginan. Sedangkan soal asal api dan
penyebabnya masih kami selidiki,” terang Kodir seperti dilansir Beritajakarta.com.

Camat Tambora,
Isnawa Adji menambahkan, berdasarkan data pihaknya, hunian yang
terbakar mencapai 70 rumah termasuk rumah Ketua RT 10/05, Amir Hamzah,
juga ikut terbakar yang diduga karena hubungan arus pendek listrik.
“Jumlah warga yang ngungsi akibat musibah tersebut mencapai 200 jiwa
lebih. Saat ini seluruhnya kami tampung di kantor Kelurahan
Duriselatan,” tandas Isnawa. (Maon/BJ)

Leave A Reply

Your email address will not be published.