Depok Siaga 2, Warga Jakarta Dihimbau Waspada

0 17

Ilustrasi banjir.  Foto : Antara.

JAKARTA, MJ-Hujan yang turun di Puncak pada Rabu pagi dan siang hari (16/1) menyebabkan
debit sungai Ciliwung hulu naik drastis.

Pada pukul 11.00 Wib tinggi muka air
Bendung Katulampa 70 cm (Siaga 3) namun pada pukul 12.00 Wib naik menjadi 170
cm (Siaga 2). Hingga pukul 14.00 Wib tinggi muka air Bendung Katulampa 180 cm
dan bertahan di Siaga 2. 
Pada pukul 15.00 Wib ketinggian
turun menjadi 150 cm (Siaga 3). Kondisi ini akan berpengaruh pada banjir di
Jakarta di sepanjang Ciliwung hilir yang saat ini masih banjir.

Sementara itu di Depok tinggi muka air mencapai 280 cm atau Siaga 2. Sedangkan
pada pukul 15.00 Wib tinggi muka air di Manggarai masih 920 cm (Siaga 2). Hanya
kurang 40 cm menyentuh batas Siaga 1 karena batas kategori Siaga 1 adalah 950
cm.

Kepala Pusat Data, Informasi dan
Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), DR Sutopo Purwo Nugroho
memastikan, banjir akan tetap bertahan. Bahkan beberapa tempat akan mengalami
kenaikan tinggi banjirnya kembali.
Menurutnya diperlukan waktu sekitar
6-7 jam perjalanan banjir dari Depok menuju Jakarta. Diperkirakan pada Rabu
malam (16/1) pukul 21.00 – 22.00 Wib, debit Ciliwung di hilir akan makin
meningkat dan terus banjir. Tinggi muka air di sungai lain di Karet 660 cm
(Siaga 1).

Masyarakat dihimbau untuk terus waspada. BNPB, BPBD DKI Jakarta, Kementerian
PU, Kementerian Sosial, Kementerian Kesehatan, Basarnas, TNI, Polri dan unsur
lainnya bersama-sama memberikan bantuan darurat kepada masyarakat yang terkena
korban bencana.

“Prinsip utama dalam tanggap darurat
adalah “save more live”. Artinya kita hindari jatuhnya korban akibat bencana.
BNPB telah menetapkan Posko Nasional untuk penenggulangan banjir Jakarta dan
sekitarnya berlokasi di Kantor Kementerian PU,”tandasnya. (Jekson
Simanjuntak).

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: