Ormas Betawi Peduli Sampah

0 17
Warga peduli sampah. Foto : detik.

JAKARTA, MJ-Forum Komunikasi Anak Betawi (Forkabi) mendeklarasikan ‘Gerakan Forkabi
Peduli Sampah’. Gerakan ini dideklarasikan dalam ajang perayaan tahun
baru Jakarta Night Festival (JNF) di Bundaran Hotel Indonesia.
“Ini
adalah upaya sungguh-sungguh dalam niat maupun aksi nyata anak Betawi
untuk turut menangani permasalahan di Jakarta, salah satunya persoalan
kebersihan kota,” kata Ketua DPP Forkabi, Murdhani, Selasa (1/1).

Dikatakan
Murdhani, gerakan yang digagas ormasnya merupakan bentuk dukungan atas
program Gubernur DKI Jakarta untuk membangun Jakarta Baru. “Prinsipnya,
kami mendukung siapa saja yang ingin membangun Jakarta,” ujar mantan
Walikota Jakarta Timur itu.

Forkabi, kata Murdhani, mendukung
rencana pelibatan pemulung dan warga sekitar kali untuk direkrut menjadi
mitra kerja Dinas Kebersihan, sebagai tenaga pembersih kali. ”Siapa
lagi yang bersihin kampung kita, kalau bukan kita sendiri,” tegasnya.

Wacana
tersebut, kata Murdhani sangatlah cemerlang karena dapat menyelesaikan
masalah sampah di kali, yang selama ini diketahui sebagai salah satu
faktor penyebab banjir. “kegiatan ini juga dapat membuka lapangan kerja
bagi ribuan orang,” katanya.

Namun, dia berharap, pemulung yang
direkrut sebaiknya diproritaskan warga yang berdomisili disepanjang kali
dan ber-KTP DKI Jakarta. ”Pemulung memang profesinya berhubungan dengan
sampah, sehingga dapat bekerja lebih efektif. Terlebih lagi, jika
berdomisili di sepanjang kali, sekaligus mereka dapat ikut menjaga
kebersihan kali dan lingkungan,” ujarnya.

Ketua DPD Forkabi
Jakarta Timur, Zulkarnain menambahkan, salah satu pemecahan masalah
penanganan sampah adalah mengubah budaya masyarakat. Menurut dia, perlu
segera diterapkan sanksi hukum yang tegas terhadap masyarakat yang
membuang sampah di sembarang tempat. “Warga harus dibiasakan membuang
sampah pada tempatnya dan sesuai jadwal yang telah disepakati,” katanya.

Komitmen
dan konsistensi Pemeritah Daerah serta seluruh pemangku kepentingan,
kata dia, mutlak dibutuhkan untuk menyelesaikan permasalahan sampah di
ibu kota. “Pemerintah Daerah harus melakukan pembenahan secara
menyeluruh terhadap infrastruktur kebersihan kota. Termasuk melakukan
peremajaan armada angkutan sampah yang sudah tua, agar kinerjanya
optimal,” katanya.

Sementara itu, ratusan anggota Forkabi dari
seluruh Jakarta mengelar aksi simpatik membagikan kantong sampah kepada
pedagang kaki lima (PKL) yang ikut memeriahkan ajang Jakarta Night
Festival. Mereka juga menghimbau para pedagang di sepanjang Jl Jenderal
Sudirman – Jl MH Thamrin  itu untuk menjaga kebersihan.

Dimulai
sejak pukul 03.00 WIB Selasa (1/1), ratusan massa tersebut melakukan
aksi bersih-bersih di sekitaran Bundaran Hotel Indonesia. Mereka
mengumpulkan sampah sisa perayaan malam pergantian tahun. “Ini bentuk
aksi nyata kita membantu aparat Dinas Kebersihan,” ujar Sekretaris DPP
Forkabi, Abdul Sakur Al Battawi.

Di tempat terpisah, Sekjen Forum
Betawi Rempug (FBR), Daniel Al-Haj mengatakan, FBR siap mendukung
berbagai upaya dalam rangka membangun kota Jakarta. “Ormas Betawi
beserta unsur warga Jakarta lainnya selalu siap membangun Jakarta,”
katanya.

Menurut dia, selain kebersihan, kesemerawutan penataan
PKL juga merupakan masalah ibu kota. “Pemerintah Daerah harus konsisten
menata PKL. Ini salah satu indikator komitmen pemerintah dalam
mewujudkan Jakarta baru yang semakin tertata rapi,” tandasnya. (Beritajakarta.com)

Leave A Reply

Your email address will not be published.