Pertemukan Startup Kuliner dengan Investor, Bekraf Gelar Kreatifood di Jakarta

0 19

JAKARTA, MEDIAJAKARTA.COM- Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf)  setelah sukses menggelar Kreatifood di empat kota yakni Surabaya, Medan, Palembang dan Yogyakarta, kini tiba di Jakarta sebagai kota ke-5 dari total 10 kota penyelenggaraan Kreatifood 2018.

Setelah Jakarta, kegiatan ini akan berlanjut ke 5 kota Indonesia lainnya yaitu: Bandung, Malang, Samarinda, Makassar, dan terakhir Denpasar.

Pagelaran Kreatifood 2018 di Jakarta akan berlangsung selama tiga hari, mulai 21-23 September 2018 di Gandaria City Mall, Jakarta Selatan. Ada 46 brand peserta terpilih dari peserta FoodStartup Indonesia 2017 dan 2018 siap memamerkan produk-produk (Product Showcase) kuliner mereka masing-masing.

Menurut Kepala Subdirektorat Pasar Segmen Bisnis dan Pemerintahan Direktorat Pengembangan Pasar Dalam Negeri, Deputi Pemasaran, Badan Ekonomi Kreatif, Fahmy Akmal, Kreatifood telah diinisiasi oleh Deputi Pemasaran, Bekraf sejak akhir tahun 2016.

Melalui acara Kreatifood 2018, difokuskan para startup kuliner yang ada dalam FoodStartup Indonesia untuk bisa bertemu dengan para agen, distributor atau reseller maupun para pembeli langsung serta memperkenalkan ke masyarakat luas terhadap produk kuliner mereka.

“Tahun ini agak sedikit bergeser temanya kearah Food Startup Indonesia yang sudah terkurasi selama 3 tahun dari 2016-2018. Jadi tahun ini buka kesempatan bagi FoodStartup Indonesia untuk menampilkan produk kuliner mereka di 10 kota di Indonesia, dimulai Surabaya, Medan, Palembang, Yogyakarta, dan Jakarta. Kemudian berlanjut ke Bandung, Malang, Samarinda, Makassar, dan terakhir Denpasar,” ungkap Fahmy saat konferensi pers Kreatifood 2018, di Gandaria City Mall, Jakarta Selatan, Kamis (20/9/2018).

Platform

Food Startup Indonesia merupakan platform yang dikelola oleh Deputi akses Permodalan Bekraf sejak tahun 2016. Food Startup Indonesia sudah berjalan selama 3 tahun, kini memiliki total 250 startup kuliner yang telah lolos kurasi.

Di kesempatan yang sama, Ketua Perkumpulan Foodstarup Indonesia, yang juga Co-Founder Foodlab Indonesia, Yustinus Agung menyebutkan bahwa dari ribuan startup kuliner yang mendaftar ke FoodStartup Indonesia, kini total yang telah dikurasi ada 250 startup.

“Dari 250 startup tersebut, kami kurasi lagi menjadi 46 startup untuk hadir di acara Kreatifood 2018. Jadi memang kami nilai dari rasa serta packaging,” ujarnya.

Agung menambahkan, terkait gelaran Kreatifood di Gandaria City Mall, pada 21 sampai 23 September 2018, dan gelaran sebelumnya, mendapat apresiasi dari investor.

“Calon investor banyak yang kami undang. Ada juga yang dari luar negeri. Seperti dari United Kingdom, Perancis, Australia dan sebagainya. Mereka sangat mengapresiasi Foodstartup Indonesia. Itu baru pertama kali ada di sini. Jadi banyak investor luar negeri masuk kesini. Investasi sangat membantu teman-teman starup,” tuturnya.

Menurut Agung, para pengusaha memang membutuhkan sebuah investment, namun bentuk dari investment tidak melulu hanya sekadar dana, tapi juga ilmu, serta network dan pengalaman.

Di suatu titik mereka akan membutuhkan itu. Untuk itu, dalam setiap acara Kreatifood, Bekraf mengundang pelaku ekonomi kreatif kuliner untuk mengikuti kelas mini di setiap kota, seperti ilmu investasi, kesiapan memasarkan, dan bagaimana melakukan pengembangan kapasitas produksi.

Mini Class

Selama gelaran Kreatifood 2018 di Jakarta berlangsung, terdapat mini class gratis yang akan diadakan setiap pukul 15.00.

Pada hari pertama ada mini class bertema Starting up Your Business, serta business sharing dari ketua Federasi Packaging Asia Tenggara, Ariana, akan membagikan ilmu terkait tren packaging kedepan, serta pemilihan packaging yang tepat mulai dari mulai material, bentuk, dan desainnya.

Di hari kedua, terdapat mini class dengan tema Selling Easy, yakni bagaimana strategi jualan dengan hasil yang besar, cepat dan benar.

Hari ketiga, mini class bertema How to Spot an Investor yang didalamnya juga membahas bagaimana cara mengembangkan bisnis bisnis dari skala kecil ke skala yang lebih besar. (WK/MJ)

Leave A Reply

Your email address will not be published.