Rembesan Air Laut Kian Mengancam Warga Jakarta

0 46

JAKARTA, MEDIAJAKARTA.COM – Lembaga pemerhati lingkungan Koalisi Wahana Lingkungan Hidup (Kawali) mendengungkan ancaman buruk akibat degradasi pesisir Jakarta. Pasalnya, laju intrusi (perembesan) air laut di Jakarta saat ini terus mengalami perluasan dari hari ke hari.

“Hasil kajian kami bersama para ahli pada tahun 2017, intrusi air laut di permukaan Jakarta sudah mencapai empat kilometer ke darat. Adapun di bagian tanah dalam sudah lebih dari 11 kilometer dan tentu ada peningkatannya,” terang Direktur Eksekutif Kawali, Puput TD Putra, Kamis (13/9/2018).

Menurut Puput, indikasi peningkatan tersebut sangat besar mengingat laju pembangunan Kota Jakarta yang sangat tinggi terutama pembangunan gedung tinggi, hotel dan apartemen yang berpotensi meningkatkan kebutuhan air tawar bersih seiring dengan pengurangan lahan resapan air.

“Pengurangan lahan resapan air yang saat ini maksimal tersisa 30 persen dan diiringi pengadaan air yang umumnya penyedotan air bawah tanah berlebihan, ini akan semakin memperkecil volume air tanah dan berdampak merembesi daratan sehingga air tidak layak dikonsumsi lagi,” jelasnya.

Jika kondisi ini terus dibiarkan kata Puput, permukaan tanah di Jakarta akan semakin turun dan yang lebih parah akan terjadi amblesan tanah (land subsdance) karena adanya rongga di bawah tanah akibat air tanah baik yang dangkal di atas 50 meter, atau dalam di bawah 50 meter yang terus menerus diangkat ke permukaan.

“Hasil pengamatan kami, untuk saat ini, di Jakarta Utara paling parah dan sangat dikhawatirkan. Jika tidak ada penanganan serius dan konsisten dari para pemangku kepentingan, perluasan intrusi tersebut mungkin saja masuk hingga ke Jakarta Timur, Jakarta Pusat dan Jakarta Barat,” imbuhnya.

Puput memandang, untuk mengatasi hal ini harus dilakukan pemulihan lingkungan lewat konservasi air termasuk menambah ruang terbuka hijau di Jakarta untuk lahan resapan air dan peningkatan dan perluasan pengadaan sumur resapan di seluruh Jakarta.

“Usaha itu tentu harus diperkuat dengan penegakan peraturan secara tegas khususnya terkait pengangkatan air tanah secara besar oleh industri atau gedung-gedung pencakar langit, apartemen, hotel dan perkantoran,” tandasnya. (MD/MJ)

Leave A Reply

Your email address will not be published.