Prabowo Dinobatkan Jadi President Indonesia Martial Arts Committee

0 81

JAKARTA, MEDIAJAKARTA.COM – Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Pencak Silat Seluruh Indonesia (PB IPSI) Prabowo Subianto mendapat penghargaan dari Federasi Martial Arts Masterships Dunia. Tak tanggung-tanggung, Prabowo dinobatkan sebagai President Indonesia Martial Arts Masterships Committe.

Penobatan Prabowo itu dilaksanakan bertepatan dengan HUT RI Ke-73, Jumat (17/8/2018) dan dilakukan langsung oleh President World Martial Arts Masterships Lee Si Jong di Lantai 12 Gedung KONI Pusat, Senayan, Jakarta.

Hadir dalam penobatan itu pengurus World Martial Arts Masterships, Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Mayjen TNI (Purn) Tono Suratman beserta jajaran pengurus dan staf serta karyawan KONI Pusat, perwakilan olahraga beladiri dan penghubung olahraga Korea dan Indonesia Bae Nam Ju.

“Bapak Parbowo Subianto terpilih karena merupakan tokoh terkemuka olahraga beladiri di Indonesia. Beliau adalah Ketua Umum Pencak Silat Indonesia dan dunia. Dengan terpilihnya Bapak Prabowo diharapkan Indonesia bisa ikut mengembangkan martial arts masterships,” kata Lee Si Jong yang juga Gubernur Provinsi Chungcheongbuk-do.

Lee melanjutkan, selain bekerja sama mengembangkan martial arts masterships, Indonesia dan Korea juga bisa meningkatkan kerjasama di bidang lain termasuk ekonomi.

“Karena itu kami mendukung Bapak Prabowo menjadi Presiden Indonesia,” kata Lee yang disambut  tepuk tangan para hadirin.

Menyambut penghargaan itu Prabowo mengucapkan selamat datang kepada Lee Si Jong beserta rombongan. Dia juga menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya atas kehiormatan pemilihan dirinya sebagai President Indonesia Martial Arts Masterships Committee.

“Ini menjadi hari yang istimewa karena pemberian penghargaan ini dilaksanakan bertepatan dengan HUT Ke-73 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2018. Apalagi ini juga masih dalam suasana Hari Kemerdekaan Korea yang jatuh pada tanggal 15 Agustus. Jadi saya mengucapkan selamat atas kemerdekaan Korea,” ujar Prabowo.

Prabowo menyebutkan, hubungan Korea dan Indonesia selama ini berjalan sangat baik karena mempunyai pengalaman sejarah yang sama sebagai bangsa yang pernah dijajah. Juga sebagai bangsa yang sama-sama memiliki sejarah kerajaan besar dan kuat. Dari sini terlihat, suatu bangsa tidak boleh lemah karena akan mengundang penjajah.

“Untuk menjadi bangsa yang kuat, Indonesia dan Korea mempunyai tradisi tradisi beladiri yang kuat untuk membangun karakter pejuang yang kuat. Karakter rakyat yang kuat sangat penting bagi suatu bangsa. Namun saya yakin Korea dan Indonesia sama-sama cinta damai karena hanya dengan perdamaian bisa makmur,” ujarnya.

Prabowo yang merupakan calon presiden dalam Pemilu 2019 bersama wakilnya Sandiaga Uno itu menegaskan, Indonesia dan Korea bisa membangun watak melalui beladiri. Dalam artian, beladiri untuk membela diri, keluarga, desa, kota, daerah, negara dan bangsa.

“Kalau ada waktu, saya ingin mengundang Mr Lee untuk melihat kehebatan beladadiri Indonesia,” tandasnya.  (RIL/MJ)

Leave A Reply

Your email address will not be published.