AHY Tidak Jadi Cawapres, SBY Punya Skenario Besar

0 16.175

JAKARTA – Calon Presiden Prabowo Subianto belum memutuskan siapa yang kelak menjadi pasangannya diajang Pilpres 2019 mendatang. Sejumlah nama kini masuk dalam bursa cawapres Prabowo mulai dari Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri, Ustaz Abdul Somad dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Pengamat Komunikasi Politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio, menilai, Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan legowo jika seandainya putra sulungnya itu pada akhirnya tidak jadi berpasangan dengan Prabowo.

Namun dibalik itu kata dia, SBY tentu sudah menyiapkan skenario lain untuk AHY.

“Saya melihat ada rencana besar sedang dibangun pak SBY untuk AHY di masa depan,” terang Pengamat Komunikasi Politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio, Senin (30/7/2018).

Menurutnya, Pilpres 2019 bukanlah target utama bagi AHY, namun hanya menjadi target antara atau ajang pemanasan bagi AHY. Karena sesungguhnya SBY sedang mempersiapkan AHY untuk maju dan menang dalam Pilpres 2024.

“Jelas ini SBY sedang merencanakan sesuatu yang lebih besar di Pilpres 2024,” terangnya.

Hal penting dalam Pilpres 2019, kata Hendri, SBY sudah menemukan momentum untuk menaikkan popularitas Demokrat dan AHY guna menatap Pilpres 2024.

“Saya yakin SBY dan Demokrat akan legowo menerima keputusan Prabowo jika nantinya tidak menggandeng AHY sebagai Cawapresnya untuk menghadapi pasangan petahana Joko Widodo (Jokowi) dalam Pilpres 2019,” imbuhnya.

Hal senada juga diungkapkan Kadiv Advokasi dan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean.

Menurut dia, Demokrat akan logowo jika akhirnya Prabowo memutuskan tidak memilih Ketua Komando Tugas Bersama (Kogasma) pemenangan pemilu Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi Cawapres.

“Pak SBY sudah menyatakan bahwa serahkan sepenuhnya kepada Prabowo. Tentu kami hormati dan legowo jika nanti bukan nama AHY yang dipilih Prabowo,” ujar Ferdinand, Senin (30/7/2018).

Partai Demokrat kata dia, sangat yakin Prabowo tahu harus berpasangan dengan siapa untuk menang dalam Pilpres 2019.

“Karena itulah, Partai Demokrat telah sepakat mendorong Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto sebagai calon presiden,” terangnya.

Kesepakatan itu tercapai dalam pertemuan antara SBY dan Prabowo, di kediaman Prabowo, Jakarta, Senin (30/7/2018).

“Soal siapa cawapres, kami serahkan ke pak Prabowo demi menghindari konflik antar sesama teman koalisi,” imbuhnya.

Partai Demokrat pun mengajak partai politik koalisi pendukung Prabowo untuk tidak menekan dan memaksakan jagoannya terpilih menjadi Cawapres.

“Maka itu kami juga meminta semua pihak agar tidak memaksakan kemauan dan menekan Prabowo untuk memilih calon tertentu. Kita serahkan kepada Prabowo seraya meyakini bahwa prabowo akan memilih yang terbaik,” tandasnya. (TR/MJ)

Leave A Reply

Your email address will not be published.