Peresmian Kedubes AS di Yerusalem Menandai Babak Baru Konflik Timur Tengah

0 132

JAKARTA, MEDIAJAKARTA.COM- Sikap keras kepala Presiden AS Donal Trump yang tetap akan meresmikan Kantor Kedubesnya di Yerusalem dikhawatirkan akan memicu babak baru konflik di Palestina dan bahkan bisa meluas di Timur Tengah.

Tanggapan ini disampaikan Anggota Komisi 1 DPR RI Sukamta terkait rencana peresmian Kedubes AS di Yerusalem pada 14 Mei 2018.

“Palestina merupakan salah satu tanah suci ummat Islam, negara-negara Timur Tengah dan juga negara-negara Islam akan selalu menempatkan Palestina sebagai perhatian utama dalam kebijakan luar negeri. Sikap AS yang keras kepala ini akan merusak hubungan antara AS dengan dunia Islam.  Amerika akan menanggung rasa marah ummat Islam se-dunia atas sikapnya ini,” jelas Sukamta.

Dalam rangka menyuarakan hal tersebut, DPP PKS mengutus delegasinya untuk mendatangi Kantor Kedubes AS hari ini. Pada kesempatan ini, Sukamta yang juga Ketua Bidang Pembinaan dan Pengembangan Luar Negeri (BPPLN) DPP PKS meminta AS untuk membatalkan rencana peresmian Kedubesnya di Yerusalem. Peresmian Kedubes AS di Yerusalem ini akan memperlihatkan wajah AS sebagai negara yang tidak taat aturan internansional. Trump jelas akan melanggar puluhan resolusi tentang Yerusalem diantaranya 15 resolusi DK PBB, 7 resolusi Majelis Umum PBB, dan 6 resolusi UNESCO.

“Kita berharap Dubes AS Pak Joseph R. Donovan sampaikan protes  kami ini ke Presiden Trump. Jika AS paksakan kehendaknya, pak Dubes akan melihat setiap hari akan ada demonstrasi di seluruh daerah di Indonesia dan di kantor kedubes AS. Amerika akan menanggung kemarahan jutaan orang setiap hari di seluruh dunia, ” ujar Sukamta.

Selanjutnya Sekretaris Fraksi PKS ini juga meminta Pemerintah RI untuk mengeluarkan nota protes kepada Pemerintah AS terkait rencana peresmian Kantor Kedubesnya di Yerusalem.  Apabila AS tetap laksanakan peresmian, Sukamta berharap Pemerintah Indonesia untuk memasang bendera setengah tiang di PBB dan seluruh kantor kedubesnya di berbagai negara.

“Aksi bendera setengah tiang ini juga kita harapkan bisa dilakukan oleh semua anggota OKI dan seluruh negara di dunia sebagai wujud duka cita atas sikap arogan AS dan juga dukungan moral untuk Bangsa Palestina,” harap Anggota DPR RI asal Yogyakarta ini. (MJ)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: