Pimpinan DPR-RI luncurkan Pusat Pengaduan Masyarakat

0 56

JAKARTA, MEDIAJAKARTA.COM- Pimpinan DPR RI meresmikan Klinik e-LHKPN dan Pelayanan Terpadu sebagai pusat pengaduan masyarakat. Pembentukan Klinik e-LHKPN adalah bagian dari komitmen DPR-RI terhadap pemberantasan korupsi, sekaligus bukti adanya sinergi antara DPR dan KPK.

” Sejak terpilih sebagai Ketua DPR, saya bersama Pimpinan yang lain berharap tidak ada lagi ketegangan antara DPR dan KPK. Justru sebaliknya, kita akan menciptakan iklim yang kondusif dalam pemberantasan korupsi,” ujar Ketua DPR RI Bambang Soesatyo dalam sambutannya acara ini, Senin (12/2).

Berbicara mengenai pemberantasan korupsi, kata Bamsoet, bukan hanya menjadi tugas KPK, Polri atau Kejaksaan, tetapi merupakan tanggung jawab semua, sebagai penyelenggara negara. Apalagi pemberantasan korupsi tidak hanya terkait dengan bidang penindakan, tetapi yang tidak kalah pentingnya justru di bidang pencegahan. Menyampaikan laporan harta kekayaan secara jujur dan benar adalah bagian dari upaya untuk mengedepankan pencegahan.

Dalam rangka mempermudah pengisian dan pelaporan LHKPN, KPK terus berikhtiar untuk melakukan terobosan, salah satunya adalah meluncurkan aplikasi e-LHKPN, sehingga mudah untuk diakses oleh semua pihak.

” Dengan Klinik e-LHKPN ini, Pimpinan DPR mengharapkan agar pengisian LHKPN dapat dilakukan secara mudah sehingga dapat membantu para anggota DPR ketika menghadapi kesulitan dalam pengisian laporan harta kekayaannya,” tegas Bamsoet.

Selanjutnya, Bamsoet berharap agar pihak Kesekjenan dapat melatih para tenaga ahli atau staf anggota DPR bagaimana memanfaatkan e-LHKPN tersebut. Bahkan jika ada anggota DPR yang memerlukan, pihak kesekjenan harus siap memberikan penjelasan secara khusus.
Lebih lanjut Bamsoet mengatakan, bahwa salah satu bentuk dari parlemen modern adalah penggunaan teknologi informasi dalam pelayanan publik, sehingga memberikan akses yang luas bagi masyarakat.

Sebagai pusat pelayanan masyarakat, maka Penyediaan Pelayanan Terpadu ditujukan untuk memberikan pelayanan yang cepat, mudah, dan sederhana, yang mencakup Pengaduan Masyarakat, Penyaluran Delegasi Masyarakat, dan Pelayanan Informasi Publik.

” Saya minta agar pengaduan yang disampaikan oleh masyarakat, supaya disalurkan kepada Komisi dan badan terkait untuk segera ditindak-lanjuti dengan pihak pemerintah atau mungkin dengan lembaga lain. Saya tidak ingin mendengar lagi ada keluhan masyarakat, bahwa aspirasi dan pengaduannya hilang terbawa angin, tidak ada kabar berita, apalagi untuk memberi solusi. Kita harus senantiasa ingat, tanpa dukungan dan kepercayaan rakyat, kita semua, tidak akan duduk di lembaga yang terhormat ini. Karena itu, sekecil apapun aspirasi dan pengaduan mereka, hendaknya kita dengar dan kita perjuangkan,” tegasnya.

Kepada para pegawai yang bertugas di barisan depan, untuk melayani Klinik e-LHKPN dan pelayanan terpadu, maka Bamsoet pun minta untuk bekerja secara profesional, penuh dedikasi dan pengabdian.

” Atas nama Pimpinan DPR, saya menyampaikan terima kasih kepada Pimpinan KPK atas kerjasama dan kehadirannya. Semoga Allah SWT. Tuhan Yang Maha Kuasa, meridhoi segala usaha dan perjuangan kita. Akhirnya, dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim, Klinik e-LHKPN dan Pusat Pelayanan Terpadu DPR-RI secara resmi saya nyatakan dimulai. Sekian Terima kasih,” pungkasnya. (jay)

Leave A Reply

Your email address will not be published.