Konsep OK-OCE Dipertanyakan, Ini penjelasannya

0 181

JAKARTA, MEDIAJAKARTA.COM – Sejak awal, Gubernur dan wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies – Sandi mengusung misi agar para pengusaha kelas menengah hingga bawah dapat bersaing sehingga mampu membuka lapangan kerja baru di DKI Jakarta. Misi itu akan mewujud dengan lahirnya 200.000 pengusaha baru melalui Program OK OCE.

Namun selama program ini digulirkan, tidak sedikit kalangan yang mempertanyakan program ini. “Apa itu Program OK OCE?” demikian pertanyaan sebagian kalangan yang kerap muncul.

OK OCE adalah singkatan dari One Kecamatan One Centre of Entrepreneurship. Salah satu program andalan Anies-Sandi ini adalah mencetak wirausaha baru di DKI agar dapat menjadi benchmark di daerah lain.

“Jangan sampai kita tidak jadi tuan rumah di negeri sendiri. Kita numpang di tanah air sendiri,” jelas Sandiaga Uno, di beberapa kesempatan.

Sandiaga menjelaskan bahwa Program OK OCE ini ditujukan untuk mengubah dan memihak kepada pengusaha kelas bawah, UMKM, dan pengusaha baru.

Adapun fokus dari program tersebut menyasar pada 5 (lima) hal, pertama, memfasilitasi akses modal dan pendampingan usaha.

Kedua, pelatihan oleh pengusaha sukses, yaitu pembangunan SDM melalui pendampingan (mentoring).

“Ini berdasarkan pengalaman bahwa sebelum mentoring 8 dari 10 pengusaha itu failed. Tapi, setelah mentoring, berbalik menjadi 8 pengusaha itu yang sukses,” jelas Sandiaga.

Ketiga, garansi inovasi bekerjasama dengan swasta. Keempat, lulusan SMK langsung dapat kerja. Kelima, kredit khusus untuk ibu-ibu.

“Kenapa kami ingin ada program khusus ibu-ibu, karena kami menilai dibandingkan bapak-bapak, para ibu lebih pintar dalam mengelola usaha termasuk mengembalikan modal pinjaman, bahkan untuk mengembangkan bisnis. Maka, kami siapkan program khusus untuk ibu,” jelas mantan Direktur perusahaan batubara terkemuka di Indonesia ini.

Dengan adanya program yang berfokus pada kewirausahaan ini, Sandiaga ingin agar setiap kampanye tidak sekadar menunjukkan gimmick, tapi benar-benar kampanye yang mendidik dan mencerahkan.

“Kami ingin 200 orang pengusaha muda yang hadir di sini benar-benar bisa melahirkan 200 ribu pengusaha muda baru yang mencerahkan dan bisa menggerakkan pelaku usaha mikro yang ada di Jakarta,” terang Sandiaga. (Adv/MD)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: