Desainer Indonesia Didorong agar Go International

0 73

JAKARTA, MEDIAJAKARTA.COM – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) terus mencari formula untuk mendorong agar desainer potensial di tanah air menjadi pemain unggul di industri mode global.

Berdasarkan catatan Berkraf, dari sekian banyak potensi ekonomi kreatif (ekraf) yang ada di tanah air, fashion dianggap memiliki potensi penyumbang terbesar kedua setelah kuliner terhadap produk domestik bruto (PDB) ekraf.

Fashion memberikan kontribusi sebesar 18,5 persen untuk PDB ekraf 2015. Bahkan, sumbangsih sektor fashion terhadap ekspor ekraf menduduki peringkat teratas, dengan nilai 56 persen.

“Kontribusi fashion menunjukkan peningkatan secara signifikan dari tahun sebelumnya. Ini artinya, fashion memiliki kontribusi besar untuk ekonomi kreatif dan sangat penting untuk diunggulkan,” terang Deputi Hubungan Antar Lembaga dan Wilayah Bekraf Endah W. Sulistianti di Jakarta, Rabu (7/1/2018).

Menurut Endah, besarnya nilai ekspor fashion tersebut membuktikan adanya peluang bagi desainer Indonesia yang ingin mengekspansi produknya hingga pasar internasional.

“Ini tentu peluang yang harus kita support. Berkraf tentu berkomitmen memberi dukungan kepada desainer yang ingin tampil di berbagai ajang internasional. Dengan strategi itu, diharapkan terjadi putaran kapital terhadap para pelaku bisnis ini,” tandasnya.

Bekraf juga fokus pada upaya peningkatan nilai tambah produk-produk unggulan. “Fokus kami saat ini adalah meingkatkan nilai tambah tenun, batik, dan modest wear. Produk tersebut sangat diminati pasar internasional,” tambah Endah.

Saat ini, negara-negara yang menjadi tujuan utama ekspor fashion Indonesia di antaranya Amerika Serikat, Inggris, Jepang, dan Taiwan. (MD)

Leave A Reply

Your email address will not be published.