Banjir Jakarta jadi Pemberitaan Media-media di Dunia

0 7.888

JAKARTA, MEDIAJAKARTA.COM – Musibah banjir yang melanda kota Jakarta rupanya tidak hanya menjadi topik pemberitaan oleh media-media di tanah air, namun juga menjadi topik pemberitaan media-media di dunia.

Media Singapura Straits Times yang dikutip Selasa (6/2 2018) menyorot banjir Jakarta dengan judul “Jakarta residence evacuated as floods hit low-lying area”.

Dalam pemberitaannya, dituliskan bahwa sekitar 3.000 penduduk di daerah dataran rendah di Jakarta dievakuasi ke tempat penampungan pada hari Selasa pagi setelah hujan deras menyebabkan banjir meluas di ibu kota Indonesia dan tanah longsor di kota dekat.

Media Filipina ABS-CBN News juga turut mengangkatnya dengan judul “Thousands evacuated in Indonesian capital over floods”. Media itu memberitakan, selain ada evakuasi warga akibat banjir, terjadi pula tanah longsor di Bogor yang mengakibatkan delapan orang hilang.

Dalam judul “Jakarta braces for floods as two die in West Java landslides”, media Australia smh.com.au menuliskan banjir Jakarta terjadi di bagian timur Ibu Kota — di daerah yang dekat dengan Sungai Ciliwung.
Sementara media Negeri Kanguru lainnya, Sidney Morning Herald, memberitakannya dengan tajuk “Catastrophic flooding and landslides cause thousands to flee their homes”.

Tak ketinggalan juga Voice of America memberi judul artikel terkait banjir Jakarta dengan “Jakarta Braces for Floods as Landslides Kill 2”.

Situs Rusia Ruptly juga tak ketinggalan mengangkat isu banjir Jakarta melalui video singkat berdurasi 00:41 detik, dalam judul “Heavy floods in Indonesia leave at least 1 dead”.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan hari ini mengecek kondisi banjir di kawasan Bidaracina, Jatinegara, Jakarta Timur, usai menghadiri Rapat Kerja Gubernur (Rakergub) bersama Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo.

Dijelaskannya, kondisi banjir di Bidaracina saat ini sudah berangsur-angsur surut. Jika sebelumnya ketinggian air mencapai hingga tiga meter, saat ini tinggal tersisa sekitar satu meter.

“Lokasinya memang relatif rendah. Tadi saya juga mengecek langsung tempat pengungsian korban banjir,” kata Anies, Rabu (7/2).

Menurutnya, terdapat lebih dari 2.700 jiwa warga yang masih terdampak banjir dengan jumlah pengungsi mencapai 553 orang.

“Secara umum kebutuhan pengungsi masih seputar makanan, kesehatan, dan pelayanan medis. Semua petugas di sana sudah all out membantu warga,” terangnya.

Anies menambahkan, dalam situasi saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI fokus membantu pengungsi, dan memastikan bisa kembali ke kediamannya masing-masing. (BJ/MD)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: