“Ada Cukong Dibalik Usulan Pemekaran Daerah’

0 27

JAKARTA, MEDIAJAKARTA.COM  – Anggota Komisi II DPR RI mensinyalir adanya keterlibatan para cukong alias pemodal di balik usulan pemekaran daerah atau Daerah Otonom Baru (DOB).

“Kita melihat, banyak pemekaran dibiayai pemodal. Tanah dibeli habis, pejabat juga sudah disiapkan. Begitu dimekarkan nanti diambil alih,” terang anggota Komisi II DPR Komarudin Watubun saat bertemu dengan dengan DPRD Maluku di Jakarta, Rabu (7/2/2018).

Meski Komarudin tidak menyebutkan detail DOB mana yang terindikasi menjadi obyek mainan para pemodal, Namun, dia mengingatkan kepada para pengusul pemekaran agar tidak disusupi apalagi dikendalikan oleh para cukong.

“Kita pahami bersama, tujuan pemekaran itu adalah untuk mencapai kesejahteraan. Jadi harus bebas dari kepentingan kelompok, cukong termasuk pengusaha,” tambah Komarudin yang juga Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan.

Dengan situasi semacam ini kata dia, maka wajar apabila pemerintah khawatir dengan usulan pemekaran daerah.

Berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri, sepanjang 1999-2014 terdapat 223 DOB di seluruh Indonesia. Rinciannya, 8 provinsi, 181 kabupaten, dan 34 kota.

Saat ini, pemerintah pusat masih menerapkan kebijakan moratorium meski usulan pemekaran daerah terus diajukan. Pemerintah berdalih keterbatasan anggaran sebagai penyebab lahirnya kebijakan itu.

Komarudin memahami bila keterbatasan anggaran menjadi salah satu pertimbangan menunda pemekaran. Apalagi, dia melihat pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla lebih mengalokasikan anggaran ke sektor pembangunan infrastruktur.

Meski demikian, pria asal Maluku ini meminta pemerintah tidak menyeragamkan moratorium di seluruh regional. Di Indonesia Timur, misalnya, parameter jumlah penduduk tidak dapat dijadikan syarat untuk membentuk DOB sebagaimana berlaku bagi Indonesia Barat.

“Kalau tidak dimekarkan, tak ada jalan keluar dari hidup susah yang mereka alami. Jadi harus melihat konteks Indonesia Raya sehingga punya rasa bahwa tak semua wilayah menikmati pembangunan,” tandasnya. (MD)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: