Garap LRT, Kemenhub Undang Investor Arab Saudi

0 72

JAKARTA – Kementerian Perhubungan membuka peluang investasi kepada investor asal Arab Saudi untuk pembangunan kereta ringan (light rail transit/LRT). Kemenhub bahkan berjanji siap melonggarkan sejumlah regulasi yang dinilai menghambat investasi.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, proyek LRT yang ditawarkan ke investor Arab Saudi yakni trase Bumi Serpong Damai-Bandara Soekarno Hatta. Di proyek tersebut, investor bisa menggarap proyek kereta ringan sekaligus pengembangan properti di sekitar trase kereta.

“Ini sangat positif. Para investor bisa mendapat return dari aksesibilitas proyek LRT dan juga return dari pengembangan properti. Itu yang paling sesuai,” ujar Budi Karya, Senin (5/2/2018).

Menurut Budi Karya, proyek kereta ringan yang menghubungkan daerah satelit Jakarta diperlukan guna mengurangi kepadatan kendaraan di Jakarta. Dia mencontohkan masyarakat yang tinggal di BSD perlu menempuh perjalanan melalui tol lingkar luar Jakarta untuk bisa menjangkau ke Bandara.

Menhub mengungkapkan selain Arab Saudi, investor dari Korea Selatan dan China juga sudah menyatakan minat ke proyek kereta ringan BSD-Bandara Soekarno Hatta yang diestimasi memiliki nilai proyek hingga Rp20 triliun.

“Kita memastikan proyek ini diserahkan ke swasta,” tandasnya. (MD)

Leave A Reply

Your email address will not be published.