BMKG : Hujan di Bogor akan Berlangsung 3 Hari kedepan

0 52

JAKARTA, MEDIAJAKARTA.COM – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika  (BMKG) DKI Jakarta memperkirakan, hujan dengan intensitas bervariasi mulai dari sedang, lebat, hingga sangat lebat diprediksi masih akan mengguyur kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat, hingga tiga hari ke depan. Karena itu, masyarakat di wilayah tersebut, termasuk Jakarta, diminta bersiaga mengantisipasi imbas hujan tersebut.

“Hujan di kawasan Jawa Barat, khususnya di Puncak, Bogor, sudah terjadi sejak tiga hari lalu. Sedangkan longsor yang terjadi di empat titik di Puncak pada hari ini diduga karena hujan yang berlangsung sejak kemarin malam sampai sekarang,” terang Kepala Bagian Hubungan Masyarakat BMKG Hary Djatmiko, melalui keterangan tertulisnya, Senin (5/2/2018).

Menurut dia, ada beberapa hal yang perlu diwaspadai oleh warga yang berada di dataran tinggi (kawasan Puncak) dan warga di dataran rendah (Jakarta). Kata dia, hujan akan mempengaruhi struktur tanah di daerah dataran tinggi dan juga mempengaruhi aliran air dari dataran tinggi ke dataran rendah.

“Kalau di dataran tinggi, waspadai longsor, sementara di dataran rendah terutama di daerah cekungan, bantaran kali atau sungai, waspadai banjir,” imbuhnya.

Sementara itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Bogor menyebutkan curah hujan yang turun di kawasan Bogor tergolong ekstrem. Kondisi tersebut dikarenakan saat ini sudah memasuki puncak musim hujan.

“Februari ini masuk puncak musim hujan untuk wilayah Jabodetabek. Khusus di wilayah Bogor curah hujannya tergolong ekstrem,” kata Kepala Pusat Data dan Informasi Stasiun Klimatologi Bogor Hadi Saputra.

Data pengamatan BMKG Stasiun Klimatologi Bogor, rata-rata curah hujan yang turun di wilayah Bogor di atas 30 milimeter (mm), seperti di kawasan Naringgul Puncak 169, Gunung Mas 148, Citeko 151,6, Gadog 125, Cibalagung Ciomas 21,3, Cimanggu 32, Darmaga 30,4, Katulampa 75 dan Citayam 35,6 mm.

“Hujan di Bogor jika lebih dari 20 mm tergolong ekstrem,” kata Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Bogor, Budi Suhardi.

Menurut BMKG, puncak musim hujan untuk Jabodetabek diprediksi berlangsung selama Februari, dan akan kembali mereda hingga awal April. (MD)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: