Jalur Jakarta – Puncak Bogor Ditutup Total Akibat Longsor

0 24

JAKARTA, MEDIAJAKARTA.COM – Tingginya intensitas hujan yang terjadi di kawasan Puncak Bogor, Jawa Barat telah menyebabkan terjadinya longsor pada Senin, 5 Februari 2018. Data sementara, terdapat 4 titik longsor yaitu di sekitar Attaawun, Widuri, Grand Hill, dan Riung Gunung.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan longsor menutup jalan dan terdapat beberapa tiang listrik roboh serta pohon tumbang. Belum ada laporan resmi korban dari longsor di Puncak.

“BPBD Kabupaten Bogor masih melakukan verifikasi terkait adanya informasi korban longsor. Untuk sementara jalur jalan dari Jakarta menuju Puncak, Bogor ditutup total karena jalan tertimbun longsor,” ujarnya melalui keterangan tertulisnya yang diterima Mediajakarata, Senin (5/2/2018).

Mulai pukul 09.15 WIB, jalur Puncak ditutup mulai Polingga untuk memudahkan evakuasi dan penanganan longsor di 4 titik longsor tersebut. Adapun jalur dari Jakarta menuju Puncak dialihkan lewat Sukabumi.

Sedangkan dari Cianjur menuju Jakarta dialihkan lewat Jonggol. Hingga berita ini diturunkan, dilaporkan bahwa hujan masih terus mengguyur.

Sutopo menuturkan, BPBD Kabupaten Bogor bersama aparat dari TNI, Polri, Basarnas, SKPD, relawan dan masyarakat melakukan penanganan longsor. Adapun BMKG memprediksi hujan akan masih terus berlangsung hingga siang nanti.

Potensi hujan di wilayah Jabodetabek masih tetap tinggi. BMKG mencatat hujan yang berlangsung selama Minggu, 4 Februari 2018 tercatat 152 milimeter per hari.

“Ini tergolong curah hujan ekstrem yang menyebabkan longsor dan naiknya debit Sungai Ciliwung.

Sementara itu, naiknya debit Sungai Ciliwung telah menyebabkan banjir di sekitar bantaran Sungai Ciliwung di Kabupaten Bogor, Kota Bogor, dan Jakarta,” tuturnya.

Dilaporkan, Level Siaga I dengan ketinggian muka air Sungai Ciliwung di Bendung Katulampa mencapai 220 centimeter pada Senin, 5 Februari 2018, pukul 08.30 WIB. Pada pukul 09.00 Wib, naik menjadi 230 centimeter, kemudian pada pukul 09.05 Wib menjadi 240 centimeter.

“Debit sungai tersebut akan tiba di Pintu Air Manggarai Jakarta pada sekitar pukul 17.30 WIB (Senin, 5 Februari). Saat ini banjir telah berlangsung di bantaran sungai di wilayah Kabupaten Bogor dan Kota Bogor,” jelasnya.

Sutopo menjelaskan, sebagian masyarakat dievakuasi ke tempat yang aman. BPBD Bersama TNI, Polri, Basarnas, PMI, Tagana, SKPD, relawan dan masyarakat melakukan penanganan banjir di wilayahnya. Tim Reaksi Cepat BNPB disebar untuk mendampingi BPBD dalam penanganan darurat banjir.

Dia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi banjir, longsor dan puting beliung. Februari adalah puncak hujan sehingga potensi banjir, longsor dan putting beliung akan makin meningkat. “Kenali bahayanya dan kurangi risikonya,” imbuhnya. (MD)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: