Jakarta Siaga Banjir, Warga Diminta Waspada

0 69

JAKARTA – Warga di ibukota DKI Jakarta diminta mewaspadai terjadinya banjir kiriman dari Bogor karena intensitas hujan meningkat signifikan. Pasalnya, laporan dari pintu air Katulampa sudah menunjukan status Siaga I,  tertinggi dalam tingkatan potensi banjir.

“Saya imbau kepada warga yang berada di daerah aliran sungai khususnya Sungai ciliwung untuk waspada. Status Siaga I pada pukul 08.30-09.00 pagi ini. Bila kondisi konstan maka kira-kira 9 jam akan sampai di titik-titik pusat Jakarta,” kata Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, Senin (5/2/2018).

Menurutnya, diperkirakan pada pukul 1 siang ini, atau lebih awal air kiriman tersebut akan sampai di Ibu Kota. “Begitu ada air dari hulu yang volumenya besar, maka antisipasi kita yang pertama adalah memastikan hilirnya aman,” imbuhnya.

Hujan deras yang berlangsung sejak kemarin (Minggu, 4/2/2018) hingga saat ini di wilayah hulu Sungai Ciliwung di daerah Bogor telah menyebabkan debit Sungai Ciliwung meningkat. Adapun status Siaga I ini terjadi ketika debit ketinggian sungai telah mencapai 200 cm, namun karena intensitas hujan tidak menurun ketinggian air sempat mencapai 240 cm.

Sebelumnya, Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menghimbau warga di sekitar Sungai Ciliwung agar waspada.

“Kami minta masyarakat yang tinggal di pinggiran bantaran sungai Ciliwung di wilayah Bogor agar tidak melakukan aktivitas di sungai, seperti di Katulampa, Sukasari, Barangsiang, Babakan Pasar, Sempur, Pabaton, Kedung Badak, dan Kedung Halang,” kata Sutopo dalam siaran pers, Senin (5/2/2018).

Adapun banjir ini diprediksi akan menggenangi bantaran sungai di sekitar wiilayah di Jakarta seperti daerah Srengseng Sawah, Rawajati, Kalibata, Pengadegan, Pejaten Timur, Kebon Baru, Bukit Duri, Balekambang, Cililitan, Bidara Cina dan Kampung Melayu.

Kendati demikian, diprediksi banjir tidak akan besar dan meluas karena hujan tidak merata. Sungai-sungai lain di wilayah Jakarta masih level normal atau aman seperti Kali Krukut, Kali Cipinang, Kali Sunter, Kali Karet, dan Kali Pesanggrahan sehingga banjir diperkirakan hanya terjadi di permukiman di bantaran sungai.

BPBD Provinsi DKI Jakarta Pusdatin Kebencanaan juga menyampaikan kronologis kenaikan bendungan Katulampa hari ini, Senin, 05 Februari 2018.

Pukul 06.00 WIB : 75 cm/Mendung (Siaga 4)

*Pukul 07.00 WIB : 130 cm/Hujan (Siaga 3)*

*Pukul 07.40 WIB : 140 cm/Mendung (Siaga 3)*

*Pukul 08.00 WIB : 160 cm/Hujan (Siaga 2)*

*Pukul 08.15 WIB : 180 cm/Hujan (Siaga 2)*

*Pukul 08.30 WIB : 220 cm/Hujan (Siaga 1)*

*Pukul 09.05 WIB : 240 cm/Hujan (Siaga 1)*

Selain itu mereka juga mengimbau warga agar antisipasi 9 Jam kedepan Air akan sampai di PA. Manggarai. Adapun wilayah yang akan di lalui arus air dan berpotensi terkena banjir adalah sebagai berikut : Srengseng Sawah, Rawajati, Kalibata, Pengadegan, Pejaten Timur, Kebon Baru, Bukit Duri, Balekambang, Cililitan, Cawang, Bidara Cina, Kampung Melayu. (MD)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: