Hedging Bahan Bakar Jet, Begini Terobosan Garuda Indonesia

0 29

JAKARTA – Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia Implementasikan Platform Elektronik dari Bloomberg untuk Proses Hedging Bahan Bakar Jet.

Menurut Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Garuda Indonesia, Helmi Imam Satriyono, Garuda Indonesia merupakan maskapai pertama di Asia Pasifik yang menggunakan sistem transaksi komoditas elektronik (RFQC) dalam mengelola proses hedging bahan bakar jet.

Dengan sistem tersebut kata dia, perusahaan dapat mengakses harga dan bertransaksi secara real-time, serta mengurangi risiko operasional yang dapat terjadi di dalam proses transaksi tender manual.

“Semua rekap transaksi akan tersedia secara elektronik pada Bloomberg sehingga memudahkan perusahaan dalam mengumumkan pemenang tender. Peserta tender juga dapat memberikan tawaran harga dan bertransaksi dalam sebuah platform yang adil dan aman,” terang Helmi melalui keterangan persnya, Senin (5/2/2018) di Jakarta.

Mengingat bahwa bahan bakar mencakup 25-40% dari biaya operasional Garuda, tentunya mengelola biaya bahan bakar secara proaktif dengan cara hedging akan meningkatkan daya saing perusahaan.

“Dengan mengimplementasikan teknologi Bloomberg RFQC dalam mengubah proses hedging bahan bakar jet, kami dapat menghemat biaya dan waktu. Bermitra dengan Bloomberg, Garuda dapat memanfaatkan teknologi canggih tersebut untuk mengelola proses tender dengan efisien dan transparan,” tambahnya.

Sementara itu, Andrea Mosconi, Kepala ASEAN Bloomberg  mengungkapkan, Garuda telah menetapkan tolok ukur baru dalam hal hedging bahan bakar jet di industri penerbangan regional.

“Bahan bakar merupakan salah satu hal yang memakan biaya cukup besar yang terus dikeluarkan oleh perusahaan maskapai penerbangan. Bloomberg sangat senang dapat bermitra dengan Garuda dalam sebuah inisiatif yang dapat mentransformasikan bisnis hedging bahan bakar jet di Asia. Kami berharap dapat bermitra dengan pihak lain kedepannya,” imbuhnya.

Bloomberg RFQC adalah platform elektronik bebas biaya komisi untuk transaksi komoditas dan hedging. Platform ini tersedia untuk para pelanggan Terminal dan memungkinkan perusahaan untuk menerima dan mencatat harga secara real-time dari peserta tender pilihan, melaksanakan, mengkonfirmasi perdagangan, dan mengintegrasikan data transaksi ke dalam sistem treasuri, manajemen risiko, dan juga sistem back office. (MD)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: