‘Anies-Sandi Fokuslah Bekerja, Jangan Kejar Citra’

0 32

JAKARTA, MEDIAJAKARTA.COM – Pasangan Gubernur dan wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga  Uno sebaiknya fokus bekerja menjalankan seluruh programnya. Keduanya juga tidak perlu terjebak mengejar citra. Direktur Komite Pemantau Legislatif (KOPEL) Indonesia, Syamsuddin Alimsyah mengungkapkan hal itu melalui keterangan tertulisnya, di Jakarta, Jumat (26/1/2018).

Menurut dia, dalam siklus kerja pemerintahan itu tidak mengenal evaluasi 100 hari masa kerja. Namun demikian dalam setiap tahun masa kerja, pemerintah daerah (pemda) diwajibkan membuat laporan kinerja pemerintahan yang harus dipertanggungjawaban kepada publik, pemerintah pusat dan DPRD. Juga tidak kalah penting laporan keuangan yang diaudit badan pemeriksa keuangan (BPK).

“Evaluasi 100 hari kerja adalah baik, sebagai motivasi untuk bekerja lebih cepat. Meski tidak akan berkonsekuensi hukum,” terangnya.

Syam mengungkapkan, saat ini publik Jakarta sebaiknya mendesak agar gubernur segera rampungkan rencana pembangunan jangka menengah (RPJMD). RPJMD merupakan peta arah pembangunan yang akan dilakukan seorang kepala daerah bersama jajarannya dan DPRD ke depan.

Syam mengatakan, RPJMD itu memuat visi misi yang terkonfirmasi kepada publik, yang memberi jaminan pembangunan berkelanjutan dan komprehensif. “Tanpa RPJMD, pemerintahan dipastikan berjalan tanpa perencanaan yang kuat. Bahkan cenderung bersifat reaktif dan parsial,” ujarnya.

RPJMD kata dia, adalah dokumen janji yang akan dipegang publik secara luas dan akan menjadi dasar untuk menilai kinerja termasuk gugat janji bila diperlukan. Benar bila merujuk pada aturan yang ada, batas waktu Kepala Daerah menyusun RPJMD adalah 6 bulan. Namun, hal itu adalah batas paling lambat.

“Mengapa konstiusi membatasi waktu penyusunan? Sebab, ada pesan betapa pentingnya RPJMD sebagai induk dalam menentukan arah sebuah daerah,” tandasnya.

Sementara itu, Koordinator Forum Rakyat dan Komunitas Tionghoa Antikorupsi (KomTak) Lieus Sungkharisma mengapreiasi capaian Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan-Sandiaga Uno di 100 hari kerja mereka.

“Kita perlu mengapresiasi capaian mereka. Ini sangat luar biasa, di luar ekspektasi saya, ujarnya, Jumat (26/1/2018).

Menurut dia, tantangan Anies – Sandi sejak memimpin Jakarta sangat berat, namun keduanya bisa menunjukkan kinerja yang progresif. “Saya gak nyangka dalam 100 hari banyak yang diperbuat Anies-Sandi. Walaupun tantangannya tidak sedikit, tapi tetap tegar dan gak berubah, itu yang dahsyat,” tandasnya.

Lieus menyebut, sejak dilantik pada (16/1/2018) hingga 100 hari pada Rabu (24/1/2018), sedikitnya ada 29 prestasi Anies-Sandi. Adapun 29 hasil kerja dua pemimpin Jakarta itu, sama seperti apa yang diunggah Anies di akun media sosialnya.

Berikut 29 hal yang disebut Lieus sebagai prestasi Anies-Sandi dalam 100 hari kerja, yang juga dikutip dari berbagai akun media sosial Anies.

  1. Menarik Raperda Reklamasi
  2. Menggelar uji coba OK-Otrip
  3. Peletakkan baru pertama untuk program rumah DP 0 persen
  4. Menutup Hotel Alexis
  5. Memperluas sasaran dan menaikkan besaran KJP melalui Pergub KJP Plus
  6. Membentuk sekretariat Ok-Oce di setiap kecamatan dan mempersiapkan infrastrukturnya di setiap kecamatan
  7. Membangun shelter Kampung Akuarium
  8. Meluncurkan Community Action Plan untuk Penataan Kampung
  9. Membentuk Komite Pencegahan Korupsi Ibu Kota
  10. Mengembangkan sistem pengawasan terintegrasi lewat program Jakarta Satu
  11. Memberi tunjangan untuk Guru PAUD
  12. Memberi tunjangan untuk Guru Swasta dan Guru TK
  13. Integrasi nomor telepon 112 untuk Lapor Kekerasan Perempuan dan Anak
  14. Meluncurkan Kartu Pangan dan Kartu Pekerja untuk Buruh
  15. Meluncurkan Kartu Lansia Jakarta
  16. Menata kawasan Tanah Abang
  17. Membuka Monas untuk kegiatan seni, budaya, dan keagamaan
  18. Menyelesaikan APBD secara praktis dan tepat waktu
  19. Membuka layanan pengaduan warga setiap Sabtu di kantor kecamatan
  20. Menerbitkan Ingub Nomor 2/2018 tentang Penyandang Difabel sebagai Penyediaan Jasa Lainnya Perorangan
  21. Membentuk Komite Harmonisasi Regulasi
  22. Pendapatan APBD 2017 melebihi target hingga 103 persen
  23. Mengizinkan pemegang KJP masuk Ancol secara gratis
  24. Meluncurkan program One Kelurahan Outstanding Care (OK OCare)
  25. Mengubah Pusdok HB Jassin jadi UPT (Kesepakatan digitalasi koleksinya dan menggaji karyawannya 6 bulan terakhir).
  26. Meluncurkan program pertanian perkotaan
  27. Menghias kota dimulai dengan mural fly over Casablanca dengan melibatkan siswa SMK
  28. Menyelenggarakan nikah massal untuk 437 pasangan
  29. Membuka fly over Antasari untuk car free day. (MD)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: