Gempa di Jakarta, tidak Berpotensi Tsunami

0 40

JAKARTA, MEDIAJAKARTA.COM – Gempa berkekuatan 6,1 Skala Richter mengguncang wilayah Jakarta. Warga sempat dibuat panik dan khawatir. BMKG memastikan pusat gempa berada  di wilayah Banten dan tidak berpotensi tsunami.

“Gempa berkekuatan 6,4 (lima menit pertama) pusat gempa 81 Km barat daya Lebak, Banten. Update kekuatan gempa 6,1 SR,” kata Daryono, Kepala Bidang Informasi dan Gempa Bumi BMKG melalui keterangan tertulisnya, Selasa (23/1/2018).

Menurut Daryono, gempa terjadi disebabkan oleh aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah Lempeng Eurasia di selatan Banten.

“Hasil pengamatan kami menunjukkan gempa ini tidak berpotensi tsunami. Sejauh ini belum ada laporan kerusakan akibat gempa. Kami menghimbau masyarakat agar tetap tenang,” terangnya.

Gempa 6,1 skala Richter yang mengguncang wilayah selatan Banten dan Jakarta, Selasa (23/01) siang, mengakibatkan kerusakan terparah di Lebak, lokasi yang terdekat ke pusat gempa.

Pusat gempa lepas tengah hari, terletak di Samudera Hindia, sekitar 61 km dari kota Lebak, Banten, dan 43 km dari Kota Muarabinuangeun, Kabupaten Cilangkahan, Propinsi Banten, di kedalaman 61 km di bawah laut.

Lebih dari seratus bangunan di sekitar Lebak mengalami kerusakan ringan. Sejauh ini tidak ada laporan jatuhnya korban jiwa.

Ketua bidang gempa dan tsunami BMKG Mochamad Riyadi mengatakan bahwa ini merupakan gempa tektonik. “Namun ini merupakan gempa biasa. Dan gempa ini tak berpotensi tsunami. Masyarakat tidak perlu panik, tenang saja,” imbuhnya

Beberapa laporan menyebut, terjadi kerusakan di Lebak, yang berdekatan dengan pusat gempa. Rinciannya masih ditelusuri. (MJ)

Leave A Reply

Your email address will not be published.