Situs Berita Jakarta Terkini | Warna warni Jakarta

Sandi Pastikan MRT Beroperasi Sesuai Jadwal

0 86

JAKARTA, MEDIAJAKARTA.COM – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno memastikan proyek pembangunan Mass Rapid Transit (MRT) sesuai jadwal. Pada Maret 2019 mendatang, moda transportasi berbasis rel ini ditargetkan sudah bisa beroperasi.

“Pembangunan MRT Jakarta semua on track. Kami pastikan pada Maret 2019 sudah bisa beroperasi,” ujarnya di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (8/1/2018).

Menurut Sandi, pembangunan MRT secara keseluruhan sudah mencapai 85 persen dan tidak ada kendala berarti. Terlebih, saat ini pembebasan lahan sudah selesai seluruhnya.

Ia mengungkapkan, rencananya pada Agustus 2018 mendatang akan dilakukan uji coba kereta MRT. Uji coba dilangsungkan hingga Maret 2019 untuk memastikan operasional moda transportasi tersebut berjalan baik.

“Agustus ini akan mulai dilakukan percobaan sampai dengan Maret. Nanti baru dipakai secara resmi,” tandasnya.

Hal senada juga diungkapkan Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar. Ia optimis pengoperasian MRT Jakarta bisa sesuai jadwal, bulan Maret 2019 mendatang. Optimisme itu mengacu dari progress pembangunan MRT yang sedang berjalan.

“Proyeksi diakhir Desember kemarin dengan pengerjaan yang terus-menerus, progressnya sudah mencapai 90,14 persen dengan rincian stasiun elevated (jalur layang) mencapai 85,20 persen dan stasiun underground (jalur bawah tanah) mencapai 95,13 persen,” terang William baru-baru ini.

William optimis MRT segera bisa dirampungkan. “Semua schedule masih on the track, operasi kereta masih on time Maret 2019. Ini kami jaga terus. Tahun 2018 ini akan ada kegiatan penyelesaian stasiun, termasuk penyiapan sistem,” terangnya.

Selain stasiun dan sistem, PT MRT juga berencana menyediakan area khusus untuk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) agar para pelaku UMKM bisa memperkanalkan produknya kepada masyarakat luas. Area UMKM nanti akan ada di beberapa stasiun MRT fase I Lebak Bulus – Bundaran HI.

“Kemungkinan UMKM akan ditempatkan di stasiun berukuran besar, seperti Lebak Bulus, Dukuh Atas dan Bundaran HI,” terang William.

Pemilihan UMKM akan diserahkan kepada kurator yang telah ditunjuk MRT. William mengatakan hal tersebut untuk menghindari persaingan usaha antara pelaku UMKM dan ritel besar yang membuka gerai di stasiun MRT. (MD)

Leave A Reply

Your email address will not be published.