Genjot Investasi, Pemprov DKI Jajaki Kerjasama dengan Jerman

0 36

JAKARTA, MEDIAJAKARTA.COM – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus bergerak menggenjot arus investasi di Jakarta. Yang terbaru, peluang kerjasama sedang dijajaki dengan pemerintah Jerman.

Sebagai langkah pendahuluan, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno dan Duta Besar Jerman untuk Indonesia Michael Freiherr Von Ungern-Sternberg telah membahas berbagai peluang investasi yang memungkinkan bisa direalisasikan. Pembahasan kedua belah pihak itu  berlangsung di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (9/1/2018).

“Pada prinsipnya kami sangat welcome. Ini sifatnya masih penjajakan. Tadi saya menggambarkan potensi investasi di wilayah Jakarta yang masih terbilang tinggi, apalagi posisi DKI Jakarta yang sangat strategis sebagai pusat perekonomian di Tanah Air. Perbaikan infrastruktur menjadi salah satu daya tarik investasi di Jakarta,” terang Sandi.

Menurutnya, proses penjajakan ini menjadi langkah awal dari diplomasi yang dibangun oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI dengan negara asing, sebelum acara berskala internasional bertajuk Asia Pacific Conference pada pertengahan 2018.

“Kami lagi mendata perusahaan Jerman seperti Siemens dan lainnya yang berkategori perusahaan besar mungkin melirik investasi di DKI,” terangnya.

Sandi mengungkapkan, bila kerja sama Pemrov DKI dengan Jerman terjalin,  tentu dapat menciptakan lapangan kerja baru sehingga mengurangi pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kita beruntung ada mantan Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo yang bertugas sebagai Duta Besar Indonesia di Jerman. Saya sudah mengatur pertemuan dengan beliau,” imbuhnya.

Sandi mengaku akan segera berdiplomasi dengan perusahaan dan pemerintah Jerman melalui Fauzi Bowo yang akan ditemui pada bulan depan (Februari). Pemprov menilai jika rencana tersebut berhasil,  dapat menyumbangkan pertumbuhan perekonomian di Jakarta.

Topik lainnya yang dibahas yakni rencana pertemuan ribuan investor Jerman yang bekerja sama dengan BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal) pada pertengahan 2018.

“Saya menawarkan dua destinasi wisata yang bakal dikunjungi para investor saat pelaksanaan nanti yaitu, Kota Tua dan Kepulauan Seribu,” jelas Sandi.

Selain soal kerjasama investasi, dalam pertemuan keduanya juga dibahas rencana perayaan ulang tahun ke-25 kerja sama Jakarta dan Berlin.

“Dalam perayaan akan ada display dan etalase yang disebut sebagai Buddy Bear,” ujar Sandi.

Dikatakan sandi, Buddy Bear merupakan simbol kebersamaan, toleransi dan kedamaian. Rencananya, setelah berkeliling dunia sebanyak 140 Buddy Bear akan dibawa  ke Jakarta. “Mudah-mudahan kami juga bisa memajang 140 Buddy Bear tersebut di Monas,” katanya.

Dubes Jerman untuk Indonesia, Michael Freiherr menyambut baik Pemprov DKI yang akan memajang Buddy Bear di Monas. Sebelum dibawa ke Jakarta, pameran Buddy Bear ini juga telah dilakukan di beberapa kota besar seperti Buenos Aires, Kairo, Tokyo, Hong Kong, dan cukup menarik perhatian warga setempat.

“Ini sebuah simbol yang besar. Ini ide yang baik untuk dibawa ke Jakarta, kami akan coba mewujudkannya,” tandas Michael. (MD)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: