Solusi Tanah Abang : Saatnya Dibangun Skybridge dan Skywalk Terpadu

0 134

JAKARTA, MEDIAJAKARTA.COM – Polemik seputar kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama Wakil Gubernur Sandiaga Uno terkait penataan tanah abang, terus mengundang perhatian berbagai elemen untuk mencaro solusi, salah satunya, Djoko Setijowarno, akademisi Universitas Katolik Soegijapranata, Semarang.

Menurut dia, dibanding menjadikan jalan raya sebagai tempat berjualan para pedagang kaki lima (PKL), Pemrov DKI sudah saatnya memikirkan opsi lain dengan cara membangun Skybridge dan Skywalk terpadu yang terintegrasi antara stasiun Tanah Abang dengan Pasar Tanah Abang.

“Pemikiran saya, ada baiknya Pemrov membuat bangunan penghubung antara Stasiun Tanah Abang dengan pasar Tanah Abang. Gabungan skybridge dan skywalk,” terang Djoko, melalui keterangan persnya di Jakarta, Kamis (4/1/2018).

Agar nyaman kata dia, bangunan penghubung yang akan dibangun harus tertutup sehingga tidak ada yang kehujanan dan kepanasan. Kemudian, bangunan penghubung itu juga harus dibangun dengan lebar dan rapi agar terdapat ruang buat pedagang berjualan.

“Kalau langkah ini ditempuh oleh Pemrov, maka jalan raya di bawah tidak akan terganggu sehingga dapat digunakan oleh publik,” imbuhnya.

Djoko memandang, untuk angkutan perkotaan tidak sulit menatanya, hanya butuh manajemen baru. Pemrov bersama kepolisian hanya perlu merapikannya agar tidak berhenti lama menunggu penumpang secara sembarangan dan serampangan.

“Jadi clear, angkot-angkot yang ada harus berbadan hukum, tidak boleh perorangan seperti saat ini. Terus, pengemudi angkutan umum juga mendapatkan gaji tetap setiap bulan karena pemerintah daerah membeli pelayanan angkot-angkot yang ada,” paparnya.

Selain itu lanjut Djoko, pemerintah juga perlu membangun halte sebagai tempat angkutan perkotaan mengangkut penumpang dengan jarak antara 200 hingga 500 meter dari Stasiun Tanah Abang.

“Saya pikir, solusi ini akan menjawab problem tanah abang dan ini jangka panjang,” tandasnya. (MD)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: