Bangun Smelter, Investor Korsel Gelontorkan Rp 76 Triliun di Konawe Utara

0 135

JAKARTA, MEDIAJAKARTA.COM – Sebuah perusahaan pertambangan asal Korea Selatan (Korsel), PT Made By Good (MBG) memulai pembangunan pabrik pemurnian nikel (smelter) di Kabupaten Konawe Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara. Nilai Investasi perusahaan ini mencapai Rp76 Triliun.

Bupati Konawe Utara, Ruksamin, menyambut baik investasi itu. Bahkan perusahaan itu sudah memulai ground breaking Selasa (2/1/2018) kemarin. Pembangunan smelter di pusatkan di Desa Tapumea, Kecamatan Molawe, Kabupaten Konawe Utara.

“Kami berharap investasi perusahaan Korsel ini memberi manfaat bagi masyarakat, utamanya di sektor lapangan,” ujarnya, Rabu (3/1/2018).

Meskipun akan mebangun smelter kata Ruksamin, PT MBG tidak akan mengurus Izin Usaha Pertambangan (IUP). Mereka berharap agar perusahan pemegang IUP di Konawe Utara yang mengolah tambang nikel di jual ke PT MBG.

“Pembangunan smelter MBG ini akan dikerjakan oleh perusahaan lokal PT Oheo Pratama dengan mempekerjakana 70% tenaga lokal dan 30% tenaga kerja asing. Pembangunan smelter MBG direncanakan selesai 2 tahun secara bertahap,” imbuhnya.

Sementara itu, Presiden PT MBG Group, Mr Lim Dong Pyo, mengungkapkan antusiasmenya dalam berinvestasi di daerah itu.

“Kami senang dengan sambutan masyarakat disini. Ini menjadi kampung halaman kedua saya. Karena sambutan yang sangat luar biasa ini, kami ingin lebih cepat membangun pabrik nikel di Konawe Utara ini,” ujarnya.

Sejak PT MBG berdiri selama 9 tahun di Korsel, Indonesia tercatat negara ketiga lokasi investasi smelter setelah Amerika dan Rusia. Untuk investasi smelter di Konawe Utara ini, pihaknya telah berkoordinasi dan mendapat rekomendasi langsung dari Presiden Korsel.

Nantinya kata dia, investasi PT MBG Group tidak hanya smelter, namun juga akan merambah sektor lain termasuk tambak udang, pendidikan dan pelatihan untuk para petani, serta pengiriman mahasiswa lokal berprestasi untuk menempuh pendidikan yang lebih tinggi di Korsel.

“PT MBG group telah berkembang menjadi industri sukses saat ini. Mimpi kami tidak hanya membangun pabrik nikel di Konawe Utara, tapi seluruh Indonesia. Kami berharap dengan kerja sama ini memberikan lapangan kerja besar buat seluruh masyarakat dan juga bagi mahasiswa asal Konawe Utara yang akan melanjutkan pendidikan di Korsel,” tandasnya. (MD)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: