Anies Bentuk Komite Pencegahan Korupsi

0 85

JAKARTA, MEDIAJAKARTA.COM – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membentuk Komite Pencegahan Korupsi (Komite PK) Jakarta dan menunjuk mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bambang Widjojanto sebagai pemimpin lembaga itu.

“Lembaga ini kita bentuk sebagai ikhtiar kita untuk mencegah terjadinya korupsi di Pemprov DKI. Kita berkomitmen penuh untuk menciptakan pemerintahan yang bebas dari praktik korupsi,” terang Anies Baswedan, Rabu (3/1/2018).

Menurut Anies, lembaga ini akan bekerja membangun sistem pemerintahan yang sesuai dengan prinsip tata pemerintahan yang baik (good governance) yang mewujud pada pemerintahan yang bersih, akuntabel, sesuai aturan hukum, efektif, efisien dan partisipatif.

Bambang Widjojanto sangat mengapresiasi keputusan sang gubernur. Karena itu, ia menegaskan akan mengabdikan secara total pemikiran dan waktunya untuk mewujudkan model pemerintahan daerah yang bersih, transparan, dan akuntabel.

“Komite Pencegahan Korupsi ini menjadi lembaga pencegahan korupsi yang pertama kali dibuat di provinsi. Dengan posisi Jakarta yang strategis, sebagai ibu kota negara dan pusat bisnis, sudah seharusnya Pemprov DKI Jakarta menjadi garda terdepan dalam pemberantasan korupsi dan penyelenggaraan pemerintahan,” tegasnya.

Komite Pencegahan Korupsi ini sendiri akan menghimpun berbagai tokoh dan penggiat anti korupsi seperti aktivis LSM Hak Asasi Manusia Nursyahbani Katjasungkana, mantan Wakapolri Komjen Pol (purn) Oegroseno, peneliti ahli tata pemerintahan yang baik Tatak Ujiyati, termasuk mantan Ketua Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) pemerintahan sebelumnya, Muhammad Yusuf. (MD)

Leave A Reply

Your email address will not be published.