Jakarta mulai uji coba layanan transportasi OK OTrip

0 26

JAKARTA, MEDIAJAKARTA.COM- Pemprov DKI terus berupaya membenahi layanan transportasi di Jakarta diantaranya melalui kartu One Karcis One Trip (OK OTrip).

Program Ok Otrip ini merupakan salah satu janji Anies-Sandi saat kampanye terkait program One Karcis One Trip (Ok Otrip). Sistem kerja program ini adalah warga bisa menaiki angkutan massal apapun yang sifatnya terintegrasi dengan satu tarif ke semua tujuan.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno, menjelaskan, tujuan dari Ok Otrip adalah untuk yakin ini menyamaratakan biaya transportasi umum. Ok Otrip diharapkan bisa menurunkan biaya transportasi dengan menggunakan konsep satu kali bayar untuk satu perjalanan.

“Kita ingin biaya transportasi bagi warga Jakarta bisa dibuat seefisien mungkin, seefektif mungkin sehingga terjangkau, khususnya bagi warga kelas menengah ke bawah,” kata Sandiaga di Balai Kota DKI Jakarta beberapa waktu lalu.

Kini Kartu OK OTrip sudah bisa dibeli sejak 22 Desember 2017 lalu. Kartu ini dapat dibeli dengan harga Rp 40 ribu dengan nilai saldo Rp 20 ribu.

Direktur Utama PT Transportasi Jakarta, Budi Kaliwono menuturkan, Kartu OK OTrip bisa dbeli di Halte Grogol, Halte Enggano, Halte Lebak Bulus, Halte Penas Kalimalang, Halte Harmoni, Halte Kalideres, Halte Kampung Melayu, Halte Tanjung Priok, Halte Matraman, dan Halte Dukuh Atas 2.

“Uji coba program OK OTrip dilakukan selama tiga bulan, mulai 15 Januari 2018 hingga 15 April 2018,” kata Budi, Jumat (22/12) seperti dikutip dari situs resmi Pemprod DKI, jakarta.go.id.

Dijelaskannya, selama masa uji coba pengguna jasa angkutan umum hanya dikenakan tarif Rp 3.500 untuk satu kali berjalan meski turun naik angkutan umum, termasuk bus Transjakarta. Namun, setelah uji coba selesai tarif berlaku sebesar Rp 5.000.

“Ada waktu tiga jam setelah tapping pertama bagi pengguna jasa angkutan umum untuk tidak dikenakan biaya tambahan,” terangnya.

Budi menambahkan, pihaknya sudah menyiapkan 69 angkutan bus kecil di empat trayek, yakni Jelambar (Jakarta Barat), Warakas (Jakarta Utara), Duren Sawit (Jakarta Timur), dan Lebak Bulus (Jakarta Selatan) yang akan terintegrasi dengan koridor bus Transjakarta.

“Kartu Ok OTrip dapat digunakan di seluruh koridor bus Transjakarta,” ungkapnya.

Ia menambahkan, melalui pelaksanaan program ini maka biaya transportasi yang dikeluarkan masyarakat dapat berkurang hingga 30 persen.

“Dampaknya, kami berharap masyarakat semakin tertarik menggunakan transportasi umum,” tandasnya. (JG/BJ/MJ/EM)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: