Pemerintah jangan lepas tangan pada besarnya Impor Singkong

0 22
Ilustrasi singkong : Reuter

JAKARTA, MEDIAJAKARTA.COM– Anggota Komisi IV DPR, Andi Akmal
Pasluddin, meminta pemerintah tidak berlepas tangan pada besarnya importasi
singkong yang tidak berizin.

Pemerintah jangan menjadikan alasan ini sebuah
perdagangan bebas, lantas membiarkan regulasi perizinan dilangkahi sehingga
fungsi pemerintah terutama kementerian perdagangan terkesan mandul.

“Kalau
importasi singkong tidak berizin ini namanya penyelundupan,” kata Akmal.
Sebelumnya,
Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menanggapi data dari Badan Pusat
Statistik (BPS) yang mencatat total impor singkong per Januari hingga April
2017 mencapai 1.234 ton seolah-olah berlepas tangan. Akmal menilai, menteri
perdagangan berargumen pada importasi singkong berjumlah cukup besar, namun
tidak dapat dikenakan sanksi karena dilakukan melalui mekanisme perdagangan
bebas merupakan tindakan berlepas tangan.
“Apa
gunanya pemerintah kalau begitu..?,” kata Akmal.
Politisi
FPKS DPR RI daerah pemilihan Sulawesi Selatan II ini meminta kepada pemerintah
terutama kementerian pertanian agar berkoordinasi masalah produksi yang
dijadikan polemik oleh kementerian perdagangan terkait kebutuhan industri yang
menurut kemendag belum dapat sepenuhnya dipenuhi oleh petani dalam negeri.

“Saya
meminta pemerintah, agar memberikan sangsi tegas pada pelaku impor tidak
berizin. Jangan lepas tangan. Yang sudah terjadi pelakunya di tindak, yang
belum terjadi agar dicegah”, tegas Andi Akmal Pasluddin.(TC)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: