Waspada, Indonesia Darurat LGBT

0 58
 JAKARTA, MEDIAJAKARTA.COM- Penggerebekan kasus prostitusi kaum gay (Pesta Seks Homoseksual LGBT)
dengan nama event “THE WILD ONE” di daerah Kelapa Gading yang
dilakukan Resmob Polres Jakarta Utara mendapatkan perhatian serius dari Ketua
Fraksi PKS, Jazuli Juwaini. Dalam penggerebekan tersebut
aparat mengamankan 141 orang yang melanggar UU No 4 Th 2008 tentang
Pornografi.
Jazuli
mengatakan perilaku mereka sangat memprihatinkan dan membahayakan generasi
bangsa. LGBT dan homoseksual jelas bertentangan dengan Pancasila, konstitusi,
dan peraturan perundang-undangan kita yang menjunjung tinggi nilai-nilai agama,
budaya luhur, dan perikemanusiaan (fitrah manusia). Ini juga menandakan bahwa
Indonesia darurat LGBT.
“Pesta
seks sesama jenis ini jelas sangat memprihatinkan. Kita semua harus waspada
jangan sampai menular kepada generasi bangsa. Rusak generasi kita jika virus
ini menyebar kepada anak-anak kita,” kata Jazuli.
Tak
lupa, Anggota Komisi I ini mengapresiasi kinerja aparat kepolisian yang telah
berhasil membubarkan dan menindak para pelaku. Tentu kerjasama dengan berbagai
elemen masyarakat harus lebih ditingkatkan agar perilaku menyimpang ini bisa
dideteksi dan dicegah sejak dini.
“Pemerintah
pusat maupun daerah, aparat penegak hukum, ormas/LSM, tokoh masyarakat, alim
ulama serta seluruh komponen masyarakat harus aktif menjalin kerjasama untuk
mencegah becana sosial akibat perilaku menyimpang kaum homoseksual ini demi
menyelamatkan generasi bangsa,” tegas Jazuli.
Anggota
DPR Dapil Banten ini menilai perilaku homoseksual dan LGBT menandakan semakin
pentingnya penanaman nilai Pancasila khususnya nilai agama sebagai amanat sila
pertama kepada generasi bangsa.
“Mari
kita didik anak-anak kita untuk mengenal Allah, mengenal agama yang mengajarkan
fitrah kemanusiaan, sehingga selamat dari perilaku yang menyimpangi fitrah
manusia,” kata Jazuli.
Selain
itu, lanjut Jazuli, perilaku LGBT juga tidak lepas dari masifnya budaya liberal
yang menyusup dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Akibatnya perilaku
generasi bangsa semakin permisif dan menganut kebebasan tanpa batas.
“Budaya
liberal, permisif, serta kebebasan tanpa batas menyuburkan benih-benih LGBT.
Kita semua harus mencegah penyebaran budaya ini karena jelas menyalahi karakter
kebangsaan kita sebagaimana tertuang dalam Pancasila dan UUD 1945,”
pungkas Jazuli.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: