Intip Konsep Ruang Bawah Tanah Monas

0 48
Ruang bawah tanah Monas. Foto : Ikhwan Yanuar/Viva.co.id

JAKARTA, MJ- Pemerintah
Provinsi DKI Jakarta akan membangun ruang bawah tanah di kawasan
Monumen Nasional, Jakarta Pusat, tahun depan. Konsep ini sudah dirancang
sejak 1997, namun tak kunjung direalisasikan.

Desain ruang bawah tanah
ini akan disesuaikan dengan sistem pertahanan yaitu sebagai tempat
evakuasi. Pemprov DKI menargetkan pembangunan rampung dalam dua tahun. 
Ruang bawah tanah ini
akan mengikuti rencana detail tata ruang Jakarta 2030. Itu artinya akan
terintegrasi dengan segala moda transportasi yang saat ini dalam tahap
pembangunan.

Ruang bawah tanah juga terkoneksi dengan wilayah lain di sekitar Monas. Di dalam ruang bawah tanah disediakan travelator atau alat untuk mempercepat orang berjalan.

Kepala Perencana PT
Jakarta Konsultindo, Arya Abieta, memaparkan ruang bawah tanah ini
dibangun menyilang di empat sisi Monas, yakni sisi barat, utara, selatan
dan timur.
Sebuah koridor akan menyambungkan empat sisi itu secara menyilang. Di sisi selatan akan dibangun basement
parkir tiga lantai dan di atasnya terdapat amfiteater berkapasitas 900
orang yang bisa dimanfaatkan sebagai ruang interaksi warga.

Di
sisi barat, ruang bawah tanah akan terhubung dengan MRT. Sedangkan sisi
timur bisa terkoneksi dengan Stasiun Gambir. Untuk sisi utara sengaja
dikosongkan. Semua jalur bawah tanah ini dihubungkan lantai berjalan.

Berikut denahnya:

Denah bawah tanah monas

Warna Merah:
– Nomor 1-3 MRT
– Nomor 2 panggung utama teater
– Nomor 4 Serbaguna

Warna Hijau:
– Nomor 1 Pos Polisi
– Nomor 2 Klinik
– Nomor 3 Gudang
– Nomor 4 Toilet
– Nomor 5 Mushola
– Nomor 6 Kios
– Nomor 7 Ruang Teknisi
– Nomor 8 Kios PKL

 

Sumber : Viva.co.id/Desy Afrianti, Eka Permadi.

Leave A Reply

Your email address will not be published.