Politisi Kebun Sirih : Saatnya Generasi Muda Diberi Kesempatan

0 14

JAKARTA, MJ- Pemprov DKI seyogyanya tidak lagi mengangkat pensiunan pegawai negeri sipil (PNS) setingkat kepala dinas (kadis) untuk menduduki jabatan penting di BUMD DKI. 


Pandangan tersebut disampaikan Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi. Menurut Marsudi, sudah saatnya Pemprov DKI memberi kesempatan kepada generasi muda. 


“Kasih dong yang muda mengembangkan BUMD DKI. Cukuplah pensiunan itu bekerja di lingkungan Pemprov DKI selama 40 tahun. Kasih dong ke yang muda,” ujar Pras, sapaan Prasetyo Edi Marsudi saat berbincang dengan wartawan, Kamis (26/9) seperti dilansir Jakartabagus.com


Sepengamatannya, hampir seluruh posisi strategis di BUMN DKI diisi oleh pensiunan PNS DKI. Sebagai contoh, jabatan direktur utama Bank DKI, kepala Badan Pengelola Lokasari, direktur utama DP Pasar Jaya dan perusahaan plat merah DKI lainnya. Budi Karya, mungkin satu-satunya dirut di BUMD DKI yang diangkat dari kalangan profesional. Diketahui Budi Karya kini menjabat dirut PT Jakarta Propertindo (Jakpro). 


“Dirut PT Jakpro itu profesional. Kalau BUMD DKI lainnya seperti Lokasari, Ancol, Bank DKI, PD Pasar Jaya itu semua pensiunan isinya. Kasih dong ke yang muda-muda.Cukuplah pensiunan itu kerja di DKI 40 tahun. Kasih dong ke yang muda,” pintanya.


Selain faktor generasi, ia mencermati ketidakprofesional pengelolaan BUMD DKI terjadi lantaran permainan dan kolabarasi antara pejabat pemerintah serta partai politik juga punya andil menentukan orang-orang yang duduk di jajaran direksi. Beberapa BUMD bahkan disinyalir sarat korupsi. Oleh karena itulah dibutuhkan sosok profesional muda yang berasal dari luar lingkungan Pemprov DKI.


“Contohnya Dirut PD Pasar Jaya. Oknumnya kaya-kaya semua. Mukanya doang PNS tapi maling semua. Ada banyak yang begitu. Sistem birokrasi itu harus bener lah. Banyak orang DKI yang pinter tapi nggak jadi apa-apa,” ucapnya blak-blakan.[wid/jb] 

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: