Presiden SBY Lontarkan Wacana Pemindahan Ibu Negara

0 7

Saint Petersburg, MJ- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
melontarkan wacana agar penggantinya pasca-Pemilu Presiden dan Wakil
Presiden (Pilpres) 2014 membuka kemungkinan pemindahan Ibu Negara dari
Jakarta. Presiden mengaku terinspirasi setelah melakukan kunjungan kerja
ke sejumlah negara sejak sepekan lalu.


“Saya berpikir tugas Presiden berikutnya, bila secara ekonomi sudah
kuat, sudah tidak ada solusi yang baik untuk Jakarta, dan melihat dari
urgensi, tidak keliru memikirkan tempat yang bisa bangun pusat
pemerintahan baru,” kata Presiden Yudhoyono seperti dilaporkan wartawan Metro TV Iqbal Himawan dari Saint Petersburg Rusia, Sabtu (7/9).

Sebelum menghadiri KTT G-20 di Saint Petersburg Rusia, Presiden
Yudhoyono mengunjungi Kazakhstan dan Polandia. Astana yang merupakan Ibu
Kota Kazakhstan, ternyata menginspirasi Presiden Yudhoyono tentang
wacana pemindahan Ibu Negeri dan juga pusat pemerintahan.

Menurut Presiden, hasil positif tata kota yang lebih baik akibat
pemindahan ibu negeri juga terlihat di Malaysia, Australia, dan Turki.
Menurut dia, Jakarta tetap dibenahi sebagai pusat bisnis, perdagangan,
jasa, dan pariwisata.

Presiden menambahkan, meskipun membutuhkan biaya material yang tinggi
dan ongkos politik yang besar, pemindahan mungkin dilakukan jika
kebutuhannya sudah mendesak demi kepentingan bangsa dan negara.

Wacana pemindahan Ibu Negeri sebenarnya sudah pernah terlontar pada era
kepresidenan sebelumnya, seperti saat zaman Soekarno muncul rencana
memindahkan Ibu Negeri ke Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Saat Presiden
Soeharto juga pernah muncul wacana pemindahan pusat pemerintahan ke
kawasan Sentul, Jawa Barat.

Presiden Yudhoyono mengaku sengaja tidak mengekspose wacana tersebut dan
hanya melakukan kajian melalui timnya, karena adanya tentangan. “Hingga
lima tahun lalu, diam-diam saya memikirkan sudah saatnya Indonesia
membangun pusat pemerintahan yang baru di luar Jakarta. Saya memilih
diam, karena biasanya apapun ide baru, langsung didebat dan
dipersalahkan. Sebaliknya, kalau bilang tidak perlu pindah, juga
didebat,” kata Presiden. (Mtv).

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: