AJI Jakarta Kecam Kekerasan oleh Partai Nasdem

0 11

JAKARTA – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Jakarta mengecam dan
mengutuk pelaku kekerasan kepada Luviana dan jurnalis yang meliput
demontrasi di depan kantor pribadi Surya Paloh, pemilik Metro TV dan
pendiri Partai Nasional Demokrat (Nasdem), di kawasan Menteng, Jakarta
Pusat, Rabu 16 Januari 2013.

Dalam kekerasan ini, wartawan TVRI dipaksa untuk menghapus gambar
demontrasi. Wartawan yang meliput aksi melalui BlackBerry juga diminta
untuk menghapus tulisan maupun foto yang tersimpan di dalam BlackBerry.

Kekerasan tersebut dilakukan oleh orang yang terafiliasi dengan partai
Nasional Demokrat (Nasdem) berjumlah sekitar 30 orang. Mereka keluar
dari kantor Partai Nasdem dan langsung melakukan kekerasan kepada massa
aksi yang berjumlah 19 orang.

Mereka mengejar massa demontrasi hingga kocar kacir, menghancurkan kaca
mobil komando yang dibawa oleh para pengunjuk rasa yang menolak adanya
pemutusan hubungan kerja pada Luviana asisten produser Metro TV yang
di-PHK secara sepihak.

Atas peristiwa tersebut, AJI Jakarta meminta kepolisian mengusut dan
menyeret pelaku kekerasan dan pengrusakan alat demontrasi, mengecam
kepolisian yang membiarkan penyerangan dan kekerasan terjadi serta
menyayangkan pola penyelesaian dengan cara kekerasan atas tuntutan
pembayaran gaji yang ditahan dan PHK secara sepihak.

“Cara kekerasan ini bahkan terjadi di kantor pemilik Metro TV dan
pendiri Partai Nasdem, Surya Paloh,” kata Ketua AJI Jakarta Umar Idris
pada merdeka.com.

sumber: merdeka

Leave A Reply

Your email address will not be published.