50 Kelurahan di Jakarta Terendam Banjir

0 12

JAKARTA, MJ-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat
sedikitnya terdapat 50 kelurahan di DKI Jakarta terendam banjir akibat
tingginya intensitas hujan yang berlangsung sejak pagi hingga malam hari
ini. 


Bahkan, BPBD DKI juga menerima laporan adanya korban tewas akibat
terseret arus di Kali Sekretaris, Jakarta Barat.

Ilustrasi banjir.
Kepala BPBD DKI
Jakarta, Arfan Akilie mengatakan, hingga saat ini setidaknya terdapat 50
kelurahan di Jakarta terendam banjir. Sedangkan untuk korban tewas yang
terseret arus Kali Sekretaris diketahui bernama Angga (13), warga RT
05/01 Kelurahan Tanjungduren Utara. “Kejadiannya pukul 11.00 tadi.
Korban langsung ditemukan dan sudah dimakamkan di TPU Duri Kepa,” ujar
Arfan, Selasa (15/1).

Data dari BPBD DKI Jakarta mencatat,
ketinggian air yang merendam pemukiman warga bervariasi mulai dari 5
sentimeter hingga 200 sentimeter. Sedangkan untuk jumlah pengungsi
hingga saat ini tercatat mencapai 6.101 jiwa.

Jumlah pengungsi
terbanyak berada di Kelurahan Durikosambi yakni sebanyak 2.645 jiwa
dengan ketinggian air di lokasi banjir mencapai 10-70 sentimeter. Korban
banjir di wilayah itu mengungsi di Shelter Bus Transjakarta. Kemdian di
Kelurahan Rawabuaya dengan jumlah pengungsi sebanyak 2.102 jiwa. Banjir
di Rawabuaya disebabkan jebolnya tanggul di Kali Cengkareng Drain.

Kelurahan
lain yang terendam banjir yakni, Kelurahan Bidaracina dengan ketinggian
air mencapai 40-200 sentimeter. Jumlah pengungsi di wilayah itu
mencapai 214 jiwa. Lalu di Kelurahan Cawang ketinggian air mencapai
30-100 sentimeter dengan jumlah pengungsi 90 orang. Kemudian di
Kelurahan Cililitan banjir setinggi 40-100 sentimeter dengan jumlah
pengungsi 604 jiwa.

“Sesuai dengan SOP, posko-posko sudah
langsung didirikan, khususnya yang terdapat pengungsi. Seperti posko
dapur umum, posko kesehatan, dan posko banjir. Karena memang kita sudah
siap sejak November lalu,” katanya.

Sementara itu, beberapa pintu
air menunjukan posisi siaga dua, yakni di Pintu Air Angke Hulu dengan
ketinggian 300 sentimeter, Pintu Air Manggarai 880 sentimeter, dan Pintu
Air Karet 600 sentimeter. Sedangkan pintu air yang dalam posisi siaga
tiga yakni Pintu Air Pesanggrahan 190 sentimeter, Krukut Hulu 160
sentimeter, Katulampa 130 sentimeter, dan Depok 230 sentimeter.

Sedangkan
pintu air yang dalam posisi siaga empat yakni, Pintu Air Cipinang Hulu
130 sentimeter, Sunter Hulu 90 sentimeter, Pulogadung 400 sentimeter dan
Pintu Air Pasar ikan 140 sentimeter. “Tapi hingga saat ini Jakarta
belum dinyatakan siaga satu banjir, karena masih banyak aliran sungai
yang berada pada posisi siaga empat dan siaga tiga,” tandasnya. 

 
Sumber : Berita Jakarta

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: